Atasi Stunting, Pemkot Depok Perluas Jaringan Posyandu hingga Perumahan Elit

Senin, 20 Desember 2021 - 14:31 WIB
loading...
A A A
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan tinggi badan yang berada di bawah standar yang ditetapkan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan bidang kesehatan. Karena itu, ia berharap kader Posyandu bisa menjadi garda depan untuk memerangi kasus stunting ini.

Guna mendukung agar pemerintah juga bisa respons cepat jika ditemui kasus stunting di tengah masyarakat, pihaknya sangat mendukung inisiasi penggunaan aplikasi digital atau Aplikasi Posyandu Berbasis Mobile Android untuk mendeteksi dini masalah kesehatan warga, terutama ibu dan balita.

“Kota Depok sudah menerapkan konsep smart city (kota cerdas) yang dikendalikan Dinas Kominfo Kota Depok, dimana untuk layanan kesehatan juga ada aplikasi khusus. Untuk data kader Posyandu, terutama dari aktivitas pendataan dan pelaporan kondisi kesehatan warga di lapangan, sudah bisa dilakukan melalui aplikasi posyandu berbasis andriod yang sudah diterapkan di beberapa posyandu.

Data ini juga akan diintegrasikan secara digital, sesuai identitas, nama, alamat, sekaligus untuk mendukung terwujudkanya satu data sebagai acuan Pemerintah Kota Depok dalam mengambil berbagai kebijakan agar tepat sasaran,” ungkapnya.

Untuk menekan angka stunting, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Depok pada 22 November 2021 lalu juga me-launching Program Depok Sukses Bebas Stunting Mewujudkan Kota Ramah Anak (D'Sunting Menara). Program ini merupakan upaya untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas di masa depan.

Program D'Sunting Menara juga salah satu bagian dari upaya Pemerintah Kota Depok mendukung Zero New Stunting sesuai Rancanangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Tahun 2023.

Atasi Stunting, Pemkot Depok Perluas Jaringan Posyandu hingga Perumahan Elit


Dalam upaya mendukung kegiatan ini, lanjut Elly, TP PKK memiliki 10 program pokok dalam beberapa bidang, yaitu penghayatan dan pengamalan pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan tata laksana rumah tangga, pendidikan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan kesehatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
Kemendukbangga Perkuat...
Kemendukbangga Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Bonus Demografi dan Penurunan Stunting
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Rekomendasi
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved