Pengukuhan Sultan Ternate ke-49 Ricuh, Sejumlah Orang Terlibat Baku Hantam
Minggu, 19 Desember 2021 - 23:34 WIB
loading...
A
A
A
Pihak keluarga yang menentang prosesi pengukuhan Sultan Ternate tersebut, menilai pengukuhan yang digelar merupakan keputusan sepihak saja. Usai protes dan kericuhan mereka, prosesi pengukuhan Sultan Ternate tetap dilangsungkan oleh perangkat adat.
Kini Hidayatullah Mudafar Sjah resmi dikukuhkan menjadi Sultan Ternate, menggantikan mendiang ayahnya Mudaffar Sjah melalui prosesi ritual adat Sinunako Sesikhalifat di lingkungan Kedaton Kesultanan Ternate, yang berlangsung pada Sabtu (18/12/2021).
Baca juga: Puluhan Muda-mudi Ditemukan Tak Kenakan Baju di Kamar Hotel, Diduga Gelar Pesta Terlarang
Proses ritual adat dilaukan melalui tahapan pelaksanaan hadrat dari Imam Sigi Lamo, Sigi Cim, dan Sigi Heku atau perangkat di Masjid Kesultanan Ternate, dengan para mufti kesultanan. Lalu diserahkan gelar ke Hidayatullah Mudafar Sjah.
Penyerahan gelar ke Hidayatullah Mudafar Sjah tersebut, dimulai dengan penyematan stampa atau mahkota ke kepala Hidayatullah Mudafar Sjah yang dilakukan oleh Kiemalaha Marsaoly, H. Ahmad Dano Natsir.
Dalam kesempatan itu, Hidayatullah Mudafar Sjah akan mengusulkan kepada tiga sultan di Maluku Utara, untuk melaksanakan Konferensi Moti ke-II, dalam rangka menyikapi situasi nasional dan lokal terutama dalam pengembangan eksistensi kesultanan dalam bingkai NKRI.
Kini Hidayatullah Mudafar Sjah resmi dikukuhkan menjadi Sultan Ternate, menggantikan mendiang ayahnya Mudaffar Sjah melalui prosesi ritual adat Sinunako Sesikhalifat di lingkungan Kedaton Kesultanan Ternate, yang berlangsung pada Sabtu (18/12/2021).
Baca juga: Puluhan Muda-mudi Ditemukan Tak Kenakan Baju di Kamar Hotel, Diduga Gelar Pesta Terlarang
Proses ritual adat dilaukan melalui tahapan pelaksanaan hadrat dari Imam Sigi Lamo, Sigi Cim, dan Sigi Heku atau perangkat di Masjid Kesultanan Ternate, dengan para mufti kesultanan. Lalu diserahkan gelar ke Hidayatullah Mudafar Sjah.
Penyerahan gelar ke Hidayatullah Mudafar Sjah tersebut, dimulai dengan penyematan stampa atau mahkota ke kepala Hidayatullah Mudafar Sjah yang dilakukan oleh Kiemalaha Marsaoly, H. Ahmad Dano Natsir.
Dalam kesempatan itu, Hidayatullah Mudafar Sjah akan mengusulkan kepada tiga sultan di Maluku Utara, untuk melaksanakan Konferensi Moti ke-II, dalam rangka menyikapi situasi nasional dan lokal terutama dalam pengembangan eksistensi kesultanan dalam bingkai NKRI.

Lihat Juga :