1 Prajuritnya Kabur Bawa Senjata Mematikan, Ini Fakta Tentang Yonif 756/WMS
Minggu, 19 Desember 2021 - 12:18 WIB
loading...
Batalyon Infanteri 756/Wimane Sili (Yonif 756/WMS), adalah batalyon infanteri TNI yang berada di bawah komando Korem 172/Praja Wira Yakthi, Kodam XVII/Cenderawasih. Foto/Dok. Yonif 756/WMS
A
A
A
JAYAPURA - Jumat (17/12/2021) malam, saat pergantian jaga kesatrian Kompi C Senggi, Batalyon Infanteri 756/Wimane Sili (Yonif 756/WMS) berlangsung, dibuat gempar dengan kaburnya Prada Yotam Bungiangge.
Baca juga: Oknum Prajurit TNI di Papua Kabur Bawa Senjata Serbu Mematikan, Pelurunya Standar NATO
Peristiwa kaburnya oknum prajurit TNI ini, menurut Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf. Aqsha Erlangga terjadi usai Prada Yotam Bugiangge menerima telepon dari seseorang. Prada Yotam Bugiangge melarikan diri sejak Jumat (17/12/2021), sambil membawa satu pucuk senjata api laras panjang SS2-V1.
"Saat pergantian jaga kesatrian, yang bersangkutan menerima telepon dari seseorang. Setelah itu langsung terburu-buru melarikan diri. Ini yang menjadi tanda tanya kita, apakah saat telepon itu ada masalah keluarga atau apa, kita masih mendalami hal tersebut dan yang bersangkutan dalam pencarian," tegas Aqsha Erlangga.
Baca juga: Oknum Prajurit TNI di Papua Kabur Bawa Senjata Serbu Mematikan, Pelurunya Standar NATO
Peristiwa kaburnya oknum prajurit TNI ini, menurut Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf. Aqsha Erlangga terjadi usai Prada Yotam Bugiangge menerima telepon dari seseorang. Prada Yotam Bugiangge melarikan diri sejak Jumat (17/12/2021), sambil membawa satu pucuk senjata api laras panjang SS2-V1.
"Saat pergantian jaga kesatrian, yang bersangkutan menerima telepon dari seseorang. Setelah itu langsung terburu-buru melarikan diri. Ini yang menjadi tanda tanya kita, apakah saat telepon itu ada masalah keluarga atau apa, kita masih mendalami hal tersebut dan yang bersangkutan dalam pencarian," tegas Aqsha Erlangga.
Lihat Juga :