Semeru Kembali Muntahkan Awan Panas, Warga Dilarang Beraktivitas hingga Radius 14 Km
Minggu, 19 Desember 2021 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Baca juga: Tengah Asyik Berkeringat Tanpa Baju di Kamar Hotel, Pasangan Selingkuh Ini Kaget Digedor Polisi
Berdasarkan laporan pengamat Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Yadi Tuliandi yang dimuat di Magma Indonesia, Minggu (19/12/2021) pada pukul 00:00-06:00 WIB, gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut, mengalami satu kali gempa APG dengan amplitudo 20 mm dan lama gempa 720 detik.
Selain itu, Gunung Semeru juga teramati mengalami delapan kali gempa guguran dengan amplitudo 2-8 mm dan lama gempa 30-60 detik. Satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 7 mm, dan lama gempa 65 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 7 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 120 detik.
Baca juga: Tengah Asyik Berkeringat Tanpa Baju di Kamar Hotel, Pasangan Selingkuh Ini Kaget Digedor Polisi
Berdasarkan laporan pengamat Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Yadi Tuliandi yang dimuat di Magma Indonesia, Minggu (19/12/2021) pada pukul 00:00-06:00 WIB, gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut, mengalami satu kali gempa APG dengan amplitudo 20 mm dan lama gempa 720 detik.
Selain itu, Gunung Semeru juga teramati mengalami delapan kali gempa guguran dengan amplitudo 2-8 mm dan lama gempa 30-60 detik. Satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 7 mm, dan lama gempa 65 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 7 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 120 detik.
(eyt)
Lihat Juga :