Kodam Cenderawasih Buru Oknum Prajurit Yonif 756/WS Papua Kabur Bawa Senapan Serbu SS2VI
Minggu, 19 Desember 2021 - 08:43 WIB
loading...
Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih memburu Prada Yotam Bugiangge, oknum Prajurit TNI Yonif 756/WMS, Papua yang melarikan diri dengan membawa satu pucuk senapan serbu jenis SS2V1. Foto iNews TV/Chanry AS
A
A
A
JAYAPURA - Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih memburu Prada Yotam Bugiangge, oknum Prajurit TNI dari Kompi C Senggi Yonif 756/WMS, Papua yang melarikan diri dari tugas (Kelana Yudha) dengan membawa satu pucuk senapan serbu jenis SS2V1. Sang oknum prajurit TNI ini melarikan diri dari tugas sejak 17 Desember 2021.
"Kita masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap yang bersangkutan. Semua potensi yang ada kita kerahkan untuk itu. Protapnya sudah jelas," kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kol Inf Aqsha Erlangga saat dikonfirmasi SINDOnews, Minggu (19/12/2021).
Baca : 1 Oknum Prajurit Yonif 756/WS Papua Kabur Bawa Senapan Serbu SS2VI
Menurut Aqsa, pasukan di lapangan masih mencari keberadaan Prada Yotam Bugiangge. "Kita mencari dulu yang bersangkutan yah, kita cek dulu motif yang bersangkutan melarikan diri dari Kesatuan itu apa. Apakah yang bersangkutan punya masalah atau apa kita masih mengalami dulu. Intinya sudah pasti dari pimpinan TNI AD merespons hal tersebut dan tentunya pasti ada tindakan tegas terhadap prajurit yang melarikan diri atau Kelana Yudha," ujar Aqsa.
Sedangkan terkait adanya dugaan jika Prada Yotam bergabung ke KKB, menurut Kapendam masih didalami. "Terkait hal itu masih didalami," timpalnya.
"Kita masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap yang bersangkutan. Semua potensi yang ada kita kerahkan untuk itu. Protapnya sudah jelas," kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kol Inf Aqsha Erlangga saat dikonfirmasi SINDOnews, Minggu (19/12/2021).
Baca : 1 Oknum Prajurit Yonif 756/WS Papua Kabur Bawa Senapan Serbu SS2VI
Menurut Aqsa, pasukan di lapangan masih mencari keberadaan Prada Yotam Bugiangge. "Kita mencari dulu yang bersangkutan yah, kita cek dulu motif yang bersangkutan melarikan diri dari Kesatuan itu apa. Apakah yang bersangkutan punya masalah atau apa kita masih mengalami dulu. Intinya sudah pasti dari pimpinan TNI AD merespons hal tersebut dan tentunya pasti ada tindakan tegas terhadap prajurit yang melarikan diri atau Kelana Yudha," ujar Aqsa.
Sedangkan terkait adanya dugaan jika Prada Yotam bergabung ke KKB, menurut Kapendam masih didalami. "Terkait hal itu masih didalami," timpalnya.
Lihat Juga :