Hadapi Varian Omicron, Kang Emil Pakai Strategi Tangani Delta
Sabtu, 18 Desember 2021 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau sekarang, hari ini kan Jabar capaian vaksinnya sudah 70 persen tahap satunya, sehingga jauh lebih baik," imbuhnya.
Baca juga: Alun-alun Kota Bogor Diresmikan Ridwan Kamil Hadiahi Bima Arya Pantun Ulang Tahun, Ada Apa?
Meskipun omicron kini sudah terdeteksi di Indonesia, Kang Emil meminta masyarakat tetap tenang dan produktif, namun tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes)
"Kepada masyarakat mari kita tetap produktif apapun sebenarnya boleh, asalkan prokes aja. Mau judulnya tadi macam-macam nama virusnya, jawabannya adalah prokes untuk masyarakat, untuk negara adalah gencar dengan 3T. Jadi saya kira itu saja persiapannnya insya Allah jauh lebih siap," katanya.
Kang Emil menambahkan, di saat kasus COVID-19 yang melandai saat ini, pihaknya juga telah memberikan penghargaan bagi tenaga Kesehatan dan anggota keluarganya yang gugur saat menangani warga Jabar yang terpapar COVID-19.
"Jabar kehilangan 200-an dokter nakes dari profesor sampai tenaga ahli, itu kehilangan besar. Jadi kami pastikan apapun bentuk penghargaannya, kalau memungkinkan pasti akan kami berikan sebagai rasa terima kasih kami," katanya.
Baca juga: Alun-alun Kota Bogor Diresmikan Ridwan Kamil Hadiahi Bima Arya Pantun Ulang Tahun, Ada Apa?
Meskipun omicron kini sudah terdeteksi di Indonesia, Kang Emil meminta masyarakat tetap tenang dan produktif, namun tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes)
"Kepada masyarakat mari kita tetap produktif apapun sebenarnya boleh, asalkan prokes aja. Mau judulnya tadi macam-macam nama virusnya, jawabannya adalah prokes untuk masyarakat, untuk negara adalah gencar dengan 3T. Jadi saya kira itu saja persiapannnya insya Allah jauh lebih siap," katanya.
Kang Emil menambahkan, di saat kasus COVID-19 yang melandai saat ini, pihaknya juga telah memberikan penghargaan bagi tenaga Kesehatan dan anggota keluarganya yang gugur saat menangani warga Jabar yang terpapar COVID-19.
"Jabar kehilangan 200-an dokter nakes dari profesor sampai tenaga ahli, itu kehilangan besar. Jadi kami pastikan apapun bentuk penghargaannya, kalau memungkinkan pasti akan kami berikan sebagai rasa terima kasih kami," katanya.
Lihat Juga :