Intelektual Madani Indonesia Gelar Diklat bagi Ratusan Guru di Jeneponto
Kamis, 16 Desember 2021 - 10:07 WIB
loading...
Intelektual Madani menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi ratusan guru se-Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Masa pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat para akademisi muda yang tergabung dalam Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia.
Mengusung tema Literasi Numerasi, Intelektual Madani menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi ratusan guru se-Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan itu merupakan bagian dari program yang digagas Intelektual Madani usai diberikan mandat oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek ) melalui Ditjen GTK untuk mengelola salah satu kategori dalam Program Organisasi Penggerak besutan Menteri Nadiem Makarim .
Baca Juga: Amerika-Indonesia Kerja Sama Pendidikan Lewat Pertukaran Mahasiswa dan Beasiswa
Diketahui, melalui seleksi ketat yang diikuti oleh lebih dari 3.000 ormas se-Indonesia, hanya ada 143 ormas yang dinyatakan lulus memenuhi syarat untuk menjalankan program Organisasi Penggerak, di antaranya Dompet Dhuafa Republika, Ikatan Guru Indonesia, Yayasan Ary Ginanjar Agustian bahkan LP Ma'arif NU PBNU (Nahdlatul Ulama). Untuk Sulsel, hanya ada empat ormas yang berhasil mewakili lolos. Intelektual Madani Indonesia adalah salah satunya.
Direktur Intelektual Madani, Anirwan mengungkapkan program yang dicanangkan oleh Nadiem Makarim adalah solusi pendidikan masa depan di Indonesia.
Mengusung tema Literasi Numerasi, Intelektual Madani menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi ratusan guru se-Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan itu merupakan bagian dari program yang digagas Intelektual Madani usai diberikan mandat oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek ) melalui Ditjen GTK untuk mengelola salah satu kategori dalam Program Organisasi Penggerak besutan Menteri Nadiem Makarim .
Baca Juga: Amerika-Indonesia Kerja Sama Pendidikan Lewat Pertukaran Mahasiswa dan Beasiswa
Diketahui, melalui seleksi ketat yang diikuti oleh lebih dari 3.000 ormas se-Indonesia, hanya ada 143 ormas yang dinyatakan lulus memenuhi syarat untuk menjalankan program Organisasi Penggerak, di antaranya Dompet Dhuafa Republika, Ikatan Guru Indonesia, Yayasan Ary Ginanjar Agustian bahkan LP Ma'arif NU PBNU (Nahdlatul Ulama). Untuk Sulsel, hanya ada empat ormas yang berhasil mewakili lolos. Intelektual Madani Indonesia adalah salah satunya.
Direktur Intelektual Madani, Anirwan mengungkapkan program yang dicanangkan oleh Nadiem Makarim adalah solusi pendidikan masa depan di Indonesia.
Lihat Juga :