Gempa Bumi Rusak 230 Rumah di Kabupaten Selayar

Selasa, 14 Desember 2021 - 22:14 WIB
loading...
Gempa Bumi Rusak 230 Rumah di Kabupaten Selayar
Kondisi sejumlah sarana di Kabupaten Selayar usai bencana gempa bumi, Selasa (14/12). Foto: Basarnas
A A A
MAKASSAR - Gempa bumi magnitudo 7,4 yang terjadi di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12) pagi, memberi dampak besar di Kabupaten Kepulauan Selayar. BNPB mencatat, akibat gempa ada 230 rumah yang rusak di kabupaten kepulauan tersebut.

Selain merusak ratusan rumah, juga merusak gedung sekolah, dua bangunan tempat ibadah dan satu rumah jabatan kepala desa.Kendati demikian, belum diketahui pasti apakah ada korban jiwa maupun luka akibat bencana tersebut.

Baca juga:Gempa Guncang NTT, Bulukumba Masuk Status Waspada Potensi Tsunami

“Laporan visual yang didapatkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar, kerusakan tersebut terpantau, mulai dari bangunan pagar beton, dinding hingga atap rumah warga," kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Selain Sulsel, gempa ini juga berdampak ke sejumlah daerah. Seperti di Kabupaten Flores Timur, Sikka, Lembata, Manggarai, Nagekeo, Sabu Raijua dan Kabupaten Manggarai Barat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.di Provinsi Sulawesi Tenggara, terdampak di Kabupaten Buton, Muna dan Kota Baubau.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya merilis peringatan dini tsunami dari gempa bumi M7.4 tersebut, namun saat ini peringatan itu dinyatakan telah berakhir.

Baca juga:BMKG Nyatakan Peringatan Dini Potensi Tsunami Berakhir

BMKG mencatat, sudah terjadi lima kali gempa susulan (aftershock), dengan rincian; M 5,6 pada pukul 10.41 WIB di 7.81 LS dan 122.34 BT, M 5,5 pada pukul 10.47 WIB di 7.55 LS dan 121.75 BT, M 5 pada pukul 12.46 WIB di 7.45 LS dan 121.38 BT, M 5,4 pada pukul 15.31 WIB di 7.59 LS dan 122.40 BT dan M 5,2 pada pukul 15.57 WIB di 7.70 LS dan 122.40 BT.

Seluruh anggota BPBD setempat telah turun ke lapangan untuk melakukan kaji cepat dan monitoring dampak yang ditimbulkan dari gempa bumi M7.4 itu.
(luq)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1845 seconds (11.252#12.26)