Awas! Hari Ini Ada Lonjakan Kasus Positif COVID-19 di Jatim
Senin, 08 Juni 2020 - 19:21 WIB
loading...
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto. Foto/Dok. BNPB
A
A
A
JAKARTA - Kasus positif COVID-19 di Jatim mengalami lonjakan. Menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, jumlah positif COVID-19 di Jatim, ada sebanyak 365 orang.
(Baca juga: Pasien COVID-19 Kini Dirawat di RSKI, RSUA Buka Layanan Umum )
Tambahan kasus baru tersebut, menempatkan Jatim di urutan pertama terbanyak secara nasional. Adanya penambahan tersebut, hingga Senin (8/6/2020) total jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim, mencapai 6.313 orang.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat, secara nasional penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Senin (8/6/2020) ada sebanyak 847 sehingga totalnya menjadi 32.033 orang.
Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 10.904 setelah ada penambahan sebanyak 406 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal bertambah 32 orang sehingga totalnya menjadi 1.883.
"Konfirmasi kasus COVID-19 positif ditemukan 847 orang, sehingga totalnya menjadi 32.033 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (8/6/2020).
(Baca juga: Pasien COVID-19 Kini Dirawat di RSKI, RSUA Buka Layanan Umum )
Tambahan kasus baru tersebut, menempatkan Jatim di urutan pertama terbanyak secara nasional. Adanya penambahan tersebut, hingga Senin (8/6/2020) total jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim, mencapai 6.313 orang.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat, secara nasional penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Senin (8/6/2020) ada sebanyak 847 sehingga totalnya menjadi 32.033 orang.
Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 10.904 setelah ada penambahan sebanyak 406 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal bertambah 32 orang sehingga totalnya menjadi 1.883.
"Konfirmasi kasus COVID-19 positif ditemukan 847 orang, sehingga totalnya menjadi 32.033 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (8/6/2020).
Lihat Juga :