Miris! Demi Uang Rp50 Ribu Gadis 12 Tahun di Bali Rela Disetubuhi 4 Temannya
Selasa, 14 Desember 2021 - 15:01 WIB
loading...
Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, menjelaskan kasus persetubuhan yang melibatkan gadis berusia 12 tahun. Foto/SINDOnews/Miftahul Chusna
A
A
A
BULELENG - Persetubuhan yang melibatkan seorang gadis 12 tahun di Buleleng, Bali, dengan empat teman prianya, berhasil diungkap Satreskrim Polres Buleleng. Dari hasil penyelidikan, gadis ingusan tersebut rela disetubuhi para pelaku, demi mendapatkan uang Rp50 ribu.
Baca juga: Suka Sama Suka, Gadis Belia di Bali Rela Ditiduri 4 Temannya
"Awalnya salah satu pelaku mendapat informasi bahwa korban bisa dibayar, sehingga disepakati dengan uang Rp50 ribu korban mau melayani keinginan anak-anak tersebut," kata Kapolres Buleleng, AKBP Andrian Pramudianto, Selasa (14/12/2021).
Dia menjelaskan, keempat pelaku masih dikenakan wajib lapor dan belum ditetapkan menjadi tersangka. Mereka masih didalami keterangannya oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Buleleng.
Baca juga: Memilukan! Gadis Yatim Jadi Tumbal Nafsu Bejat Pakde dan Paman Secara Bergantian
Sedangkan korban sudah divisum di RSUD Buleleng, tapi hasilnya belum keluar. Juga dilakukan pemeriksaan psikologis terhadap korban, untuk memastikan kejiawaan korban baik sebelum dan sesudah kejadian.
Baca juga: Suka Sama Suka, Gadis Belia di Bali Rela Ditiduri 4 Temannya
"Awalnya salah satu pelaku mendapat informasi bahwa korban bisa dibayar, sehingga disepakati dengan uang Rp50 ribu korban mau melayani keinginan anak-anak tersebut," kata Kapolres Buleleng, AKBP Andrian Pramudianto, Selasa (14/12/2021).
Dia menjelaskan, keempat pelaku masih dikenakan wajib lapor dan belum ditetapkan menjadi tersangka. Mereka masih didalami keterangannya oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Buleleng.
Baca juga: Memilukan! Gadis Yatim Jadi Tumbal Nafsu Bejat Pakde dan Paman Secara Bergantian
Sedangkan korban sudah divisum di RSUD Buleleng, tapi hasilnya belum keluar. Juga dilakukan pemeriksaan psikologis terhadap korban, untuk memastikan kejiawaan korban baik sebelum dan sesudah kejadian.
Lihat Juga :