PSBB Surabaya Raya Dihentikan, Awas! Gelombang Penularan Baru

Senin, 08 Juni 2020 - 18:52 WIB
loading...
PSBB Surabaya Raya Dihentikan,...
Pakar epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair), Windhu Purnomo. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A A A
SURABAYA - Pakar epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair), Windhu Purnomo menyebut, secara epidemiologi Surabaya Raya belum layak menghentikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menerapkan new normal life.

(Baca juga: Sepakat Tak Perpanjang PSBB, Surabaya Raya Pilih Normal Baru )

Pasalnya, rate of transmission (RT) masih di atas 1. Lalu sari google mobility, kepatuhan masyarakat untuk anjuran "stay at home" secara umum di Surabaya Raya tercatat membaik utamanya di Kota Surabaya. Itupun hanya diatas pukul 18.00 WIB. Pada beberapa tempat juga masih ditemui banyak lokasi yang tidak memenuhi protokol kesehatan.

Perwakilan Tim Advokasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Surveilans Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair ini menyebut, berdasarkan survey, tercatat 88,2 persen orang yang nongkrong di warung dan kafe masih tidak memakai masker. Kemudian 89,3 persen tidak menerapkan physical distancing. Selain itu 78,8 persen orang di kegiatan sosial budaya juga belum menggunakan masker dan 82 persen tidak menerapkan physical distancing.

"Surabaya Raya belum aman. Karena RT-nya belum dibawah satu atau sedikit diatas satu. Disebut kondisinya baik ketika RT-nya dibawah satu dan konsisten selama dua minggu," kata dr Windhu di Gedung Negara Grahadi, Senin (8/6/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Di Hadapan Ribuan Babinsa,...
Di Hadapan Ribuan Babinsa, Menhan Prabowo Puji Cara Presiden Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
Nihil Kasus Aktif Covid-19,...
Nihil Kasus Aktif Covid-19, Kepri Belum Berstatus Endemi
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Nathalie Holscher Siap...
Nathalie Holscher Siap Menikah dengan Arpat, Akad Nikah Digelar Besok
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
Awas! Mutasi Baru Covid-19...
Awas! Mutasi Baru Covid-19 Mampu Jebol Imunitas Anak-Anak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved