Tegang dan Menakutkan, Kisah Pendaki Tersesat di Gunung Ceremai
Sabtu, 11 Desember 2021 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Tersebar di 126 Lokasi, 6.573 Orang Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru
Diantara tempat yang paling berbahaya di Gunung Ciremai adalah lembahnya. Banyak para pendaki tersesat di Gunung Ciremai saat menuruni lembah. Rata-rata mereka melewati jalur setapak yang membawanya ke suatu tempat.
Seperti yang dialami empat sekawan asal Bekasi, Utis Sutrisna, Encam, Naning, dan Peking. Pada awalnya, mereka mendaki dengan lancar dari Jalur Palutungan. Bahkan, mereka sempat menginap semalam di Gua Walet.
Setelah sampai puncak, mereka turun melalui Jalur Linggarjati. Dari sinilah petualangan mereka dimulai. Dari puncak, mereka mengikuti petunjuk batu nisan pendaki yang tewas kecelakaan, lalu turun melalui Jalur Linggarjati.
Namun, saat turun mengikuti jalan setapak, mereka bukan turun ke Jalur Linggarjati. Tetapi ke hutan yang membawanya tersesat hingga tiga hari lamanya.
Kisah ini diceritakan oleh Utis dalam blognya, kemudian dibukukan. Kisah bertahan hidup para pendaki tersesat ini sangat menarik diikuti dan dijadikan pelajaran. Seperti cerita fiksi, perjalanan ini penuh petualangan dan marabahaya.
Baca: Pendaki Hilang Misterius di Mata Air Gunung Andong Magelang
Selama tiga hari tersesat, keempatnya dibawa menyusuri hutan belantara dengan tebing-tebing terjal yang mengancam jiwa. Tidak hanya itu, mereka juga kerap mengalami peristiwa gaib yang menyeramkan selama menginap di dalam tenda.
Tidak sedikit, mereka yang tertidur didatangi makhluk halus dalam mimpi. Namun, ada juga yang diperlihatkan langsung dan menghantuinya sepanjang perjalanan.
Semua pengalaman mistis selama tersesat ini bahkandiikuti dengan peristiwa-peristiwa mistis setelahnya. Seperti yang dialami Utis dan kawan-kawannya, setelah selamat dari Gunung Ciremai, mereka masih tetap dihantui kemudian hari.
Sumber tulisan:
Ajeng Wind, Taman Nasional Jawa - Taman Nasional Tertua di Indonesia, Bhuana Ilmu Populer, Juni 2020.
Tim Pustaka Horor, 666 Misteri Paling Heboh Indonesia & Dunia, Sampul Kertas, 2011.
Buku Harian Oetis, Tersesat Selama 3 Hari di Gunung Ciremai, dikutip dari bukuharianoethis.blogspot.com.
Diantara tempat yang paling berbahaya di Gunung Ciremai adalah lembahnya. Banyak para pendaki tersesat di Gunung Ciremai saat menuruni lembah. Rata-rata mereka melewati jalur setapak yang membawanya ke suatu tempat.
Seperti yang dialami empat sekawan asal Bekasi, Utis Sutrisna, Encam, Naning, dan Peking. Pada awalnya, mereka mendaki dengan lancar dari Jalur Palutungan. Bahkan, mereka sempat menginap semalam di Gua Walet.
Setelah sampai puncak, mereka turun melalui Jalur Linggarjati. Dari sinilah petualangan mereka dimulai. Dari puncak, mereka mengikuti petunjuk batu nisan pendaki yang tewas kecelakaan, lalu turun melalui Jalur Linggarjati.
Namun, saat turun mengikuti jalan setapak, mereka bukan turun ke Jalur Linggarjati. Tetapi ke hutan yang membawanya tersesat hingga tiga hari lamanya.
Kisah ini diceritakan oleh Utis dalam blognya, kemudian dibukukan. Kisah bertahan hidup para pendaki tersesat ini sangat menarik diikuti dan dijadikan pelajaran. Seperti cerita fiksi, perjalanan ini penuh petualangan dan marabahaya.
Baca: Pendaki Hilang Misterius di Mata Air Gunung Andong Magelang
Selama tiga hari tersesat, keempatnya dibawa menyusuri hutan belantara dengan tebing-tebing terjal yang mengancam jiwa. Tidak hanya itu, mereka juga kerap mengalami peristiwa gaib yang menyeramkan selama menginap di dalam tenda.
Tidak sedikit, mereka yang tertidur didatangi makhluk halus dalam mimpi. Namun, ada juga yang diperlihatkan langsung dan menghantuinya sepanjang perjalanan.
Semua pengalaman mistis selama tersesat ini bahkandiikuti dengan peristiwa-peristiwa mistis setelahnya. Seperti yang dialami Utis dan kawan-kawannya, setelah selamat dari Gunung Ciremai, mereka masih tetap dihantui kemudian hari.
Sumber tulisan:
Ajeng Wind, Taman Nasional Jawa - Taman Nasional Tertua di Indonesia, Bhuana Ilmu Populer, Juni 2020.
Tim Pustaka Horor, 666 Misteri Paling Heboh Indonesia & Dunia, Sampul Kertas, 2011.
Buku Harian Oetis, Tersesat Selama 3 Hari di Gunung Ciremai, dikutip dari bukuharianoethis.blogspot.com.
(hsk)
Lihat Juga :