Pacu Literasi Anak, Migo Indonesia dan Dinas Pendidikan Kota Cirebon Manfaatkan Kearifan Lokal
Jum'at, 10 Desember 2021 - 09:32 WIB
loading...
A
A
A
Melalui inovasi pengajaran ini, pihaknya berharap anak tetap semangat dan terdorong untuk membaca, sekaligus dapat mencintai budaya lokal mereka. Ini, imbuhnya, merupakan langkah awal untuk memajukan pendidikan di Kota Cirebon.
Menurut Dede Awaludin, seorang dosen pendidikan dasar kebiasaan membaca yang harus dilakukan secara rutin, sebaiknya diimbangi dengan penyampaian yang kreatif dari tenaga pendidik. "Dengan mengemas kebiasaan melalui cerita rakyat, dongeng, dan pelajaran bahasa daerah, anak didik dapat lebih mengembangkan kemampuan literasi mereka, sekaligus membentuk pemahaman dan kecintaan terhadap keunggulan dan kearifan Kota Cirebon,” timpalnya.
“Tenaga pengajar juga dapat mengaitkan kebiasaan literasi dengan bermain yang berangkat dari hobi dan minat anak. Lebih dari itu, lingkungan sekolah juga harus mendukung upaya literasi tersebut, seperti pemberdayaan mading, ajak membaca buku non-pelajaran sebelum kelas dimulai, memasang poster di sekolah, membuat papan karya literasi, mengadakan lomba literasi, dan mengaktifkan perpustakaan,” tambah Dede.
Selain itu, membangun budaya membaca merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir risiko learning loss pada peserta didik yang terjadi akibat pandemi COVID-19. Kegemaran membaca yang dikembangkan sejak usia sekolah dasar akan memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan minat belajar, penambahan wawasan, dan peningkatan kemampuan berpikir kritis.
Guna membantu memaksimalkan keterampilan literasi anak didik, Migo – jaringan offline yang mendistribusikan konten digital, termasuk konten pendidikan – menyediakan sebuah konten belajar membaca untuk anak, seperti konten seri Ayo Belajar Membaca Bersama Diva dari mitra Migo, Kastari Animation.
Seri ini dikemas dalam bentuk animasi menarik yang akan membuat belajar membaca menjadi menyenangkan dan bisa dilakukan sambil bermain.
Dede menekankan, platform seperti Migo penting sekali dimanfaatkan oleh para tenaga pengajar dalam menerapkan metode pembelajaran yang tepat dan kreatif untuk membantu peserta didik meningkatkan kemampuan belajar anak di masa pembelajaran campuran.
Menurut Dede Awaludin, seorang dosen pendidikan dasar kebiasaan membaca yang harus dilakukan secara rutin, sebaiknya diimbangi dengan penyampaian yang kreatif dari tenaga pendidik. "Dengan mengemas kebiasaan melalui cerita rakyat, dongeng, dan pelajaran bahasa daerah, anak didik dapat lebih mengembangkan kemampuan literasi mereka, sekaligus membentuk pemahaman dan kecintaan terhadap keunggulan dan kearifan Kota Cirebon,” timpalnya.
“Tenaga pengajar juga dapat mengaitkan kebiasaan literasi dengan bermain yang berangkat dari hobi dan minat anak. Lebih dari itu, lingkungan sekolah juga harus mendukung upaya literasi tersebut, seperti pemberdayaan mading, ajak membaca buku non-pelajaran sebelum kelas dimulai, memasang poster di sekolah, membuat papan karya literasi, mengadakan lomba literasi, dan mengaktifkan perpustakaan,” tambah Dede.
Selain itu, membangun budaya membaca merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir risiko learning loss pada peserta didik yang terjadi akibat pandemi COVID-19. Kegemaran membaca yang dikembangkan sejak usia sekolah dasar akan memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan minat belajar, penambahan wawasan, dan peningkatan kemampuan berpikir kritis.
Guna membantu memaksimalkan keterampilan literasi anak didik, Migo – jaringan offline yang mendistribusikan konten digital, termasuk konten pendidikan – menyediakan sebuah konten belajar membaca untuk anak, seperti konten seri Ayo Belajar Membaca Bersama Diva dari mitra Migo, Kastari Animation.
Seri ini dikemas dalam bentuk animasi menarik yang akan membuat belajar membaca menjadi menyenangkan dan bisa dilakukan sambil bermain.
Dede menekankan, platform seperti Migo penting sekali dimanfaatkan oleh para tenaga pengajar dalam menerapkan metode pembelajaran yang tepat dan kreatif untuk membantu peserta didik meningkatkan kemampuan belajar anak di masa pembelajaran campuran.
Lihat Juga :