Eks Pemimpin Jihad Palestina Meninggal di Suriah Usai Koma 3 Tahun,

Senin, 08 Juni 2020 - 13:46 WIB
loading...
A A A
Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor berita resmi Palestina, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan; "Kami telah kehilangan seorang tokoh patriotik utama."

Gerakan Hamas yang berbasis di Gaza mengeluarkan pernyataan yang mengatakan; "(Shallah) adalah salah satu pemimpin besar Palestina dan merupakan contoh kesabaran, ketahanan dan kejujuran serta panutan sebagai pejuang".

Shallah, yang lahir di Gaza, meraih gelar PhD dalam bidang ekonomi dari sebuah universitas di Inggris dan mengajar di University of South Florida dari tahun 1993 hingga 1995 sebelum dia mengambil alih kepemimpinan PIJ.

Pemerintah AS menempatkannya pada daftar tokoh yang paling dicari karena peran PIJ dalam serangan terhadap sasaran Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Pada tahun 2018, wakil Shallah, Ziyad Nakhaleh yang berbasis di Beirut, terpilih sebagai penggantinya.

PIJ didirikan di Gaza pada tahun 1970-an sebagai tanggapan terhadap pendudukan Israel atas Gaza dan Tepi Barat setelah mengalahkan beberapa negara Arab selama perang 1967. PIJ didukung oleh Iran yang menyediakan sebagian besar kemampuan dan pelatihan militernya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Timur Tengah Memanas,...
Timur Tengah Memanas, Imigrasi Jaksel Gencarkan Pengawasan Orang Asing
Unjuk Rasa di Gedung...
Unjuk Rasa di Gedung DPR, Massa Buruh Bawa Boneka Gurita Raksasa hingga Bendera Palestina
Stop Genocide Menggema...
Stop Genocide Menggema di Patung Kuda, Massa Aksi Bela Palestina Injak Bendera Israel
Tegas! Gubernur Pramono...
Tegas! Gubernur Pramono Tolak Atlet Israel Datang ke Jakarta
Massa Gelar Aksi Demo...
Massa Gelar Aksi Demo di Depan Kedubes AS Buntut Kapal GSF Dicegat Israel
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Rekomendasi
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Berita Terkini
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved