Bejat! Pria Ini Seret dan Cabuli Anak di Bawah Umur saat Sholat di Masjid
Rabu, 08 Desember 2021 - 19:33 WIB
loading...
Pria bejat yang menyeret dan mencabuloi anak di bawa umur saat sholat di masjid diperiksa polisi. Foto: MPI/Dede Febriansyah
A
A
A
BUNGO - Seorang pemuda berinisial IMR (34), salah satu karyawan di Kota Muara Bungo , warga Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo , harus mendekam di sel tahanan karena nekat mencabuli anak di bawah umur .
Biadabnya, pelaku beraksi di saat korban sedang melaksanakan sholat Isya di Masjid Jumhuriah, tepatnya samping rumah Dinas Bupati Bungo.
Baca juga: Sadis! Baru Kenal di Medsos, Gadis Kelas 6 SD Dipaksa Layani Nafsu 2 Pria Dewasa
Dari keterangan Imam Masjid Al Jumhuriah ustaz Sukirman, aksi pelaku sudah ketiga kalinya. Pelaku merupakan orang luar dengan sengaja ke masjid memanfaatkan suasana sedang sholat.
Nahas kali ini, aksi pelaku berlangsung sholat Isya sewaktu rakaat terakhir, akhirnya jamaah berhasil menangkap pelaku dan diserahkan ke pihak Polres Bungo.
"Ini aksi yang ketiga kalinya, sangat meresahkan. Dua kali aksi sebelumnya sedang sholat Magrib. Kali ini, sholat Isya rakaat akhir. Sehingga pelaku berhasil ditangkap. Kita pastikan pelaku juga bukan jamaah masjid sini,” ungkap Ustaz Sukir, Rabu (8/12/2021).
Baca juga: Syahwat Jahanam Pria di OKI Setubuhi Gadis 14 Tahun Usai Berkenalan di Medsos
Tidak hanya itu, aksi pelaku kali ini juga terekam CCTV pemantau yang terpasang di penjuru masjid.
Terpisah, Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro membenarkan kasus ini, Pelaku memanfaatkan korban tengah berlangsung sholat.
Kapolres mengaku, kasus ini sedikit unit dan akan didalami apa yang melatarbelakangi pelaku. Sehingga akan melakukan uji psikologi demi mengetahui motif pelaku.
"Mengapa target anak-anak dan dilakukan sedang sholat. Di CCTV, terlihat pelaku menarik korban tengah sujud, lalu meraba dan menggesekkan kemaluan,” ujar Kapolres, usai meninjau TPK di masjid tersebut.
Baca juga: Wabup Kaimana Minta Polisi Usut Tuntas Perusakan RSUD dan Puskesmas
Dari hasil sementara, diakui Kapolres pelaku mengakui pernah nonton film porno. “Kita masih mengumpulkan keterangan saksi. Terus kita dalami sehingga mendapatkan titik terang, latar belakang pelaku,” pungkasnya.
Sementara pelaku IMR (34), mengaku bahwa perbuatannya tersebut karena terbawa nafsu. Dia juga mengakui sebelumnya telah melakukan hal serupa di tempat yang sama. "Ya, memang sudah yang kedua kali ini, saya melakukannya dan ini semua karena terbawa nafsu,” ujarnya di hadapan polisi.
Dia pun mengaku, pernah mendapat pencabulan saat masih berusia 6 tahun disodomi oleh orang. "Dulu saya waktu kecil pernah disodomi, sehingga menjadi penyakit buat saya sampai saat ini,” tuturnya.
Biadabnya, pelaku beraksi di saat korban sedang melaksanakan sholat Isya di Masjid Jumhuriah, tepatnya samping rumah Dinas Bupati Bungo.
Baca juga: Sadis! Baru Kenal di Medsos, Gadis Kelas 6 SD Dipaksa Layani Nafsu 2 Pria Dewasa
Dari keterangan Imam Masjid Al Jumhuriah ustaz Sukirman, aksi pelaku sudah ketiga kalinya. Pelaku merupakan orang luar dengan sengaja ke masjid memanfaatkan suasana sedang sholat.
Nahas kali ini, aksi pelaku berlangsung sholat Isya sewaktu rakaat terakhir, akhirnya jamaah berhasil menangkap pelaku dan diserahkan ke pihak Polres Bungo.
"Ini aksi yang ketiga kalinya, sangat meresahkan. Dua kali aksi sebelumnya sedang sholat Magrib. Kali ini, sholat Isya rakaat akhir. Sehingga pelaku berhasil ditangkap. Kita pastikan pelaku juga bukan jamaah masjid sini,” ungkap Ustaz Sukir, Rabu (8/12/2021).
Baca juga: Syahwat Jahanam Pria di OKI Setubuhi Gadis 14 Tahun Usai Berkenalan di Medsos
Tidak hanya itu, aksi pelaku kali ini juga terekam CCTV pemantau yang terpasang di penjuru masjid.
Terpisah, Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro membenarkan kasus ini, Pelaku memanfaatkan korban tengah berlangsung sholat.
Kapolres mengaku, kasus ini sedikit unit dan akan didalami apa yang melatarbelakangi pelaku. Sehingga akan melakukan uji psikologi demi mengetahui motif pelaku.
"Mengapa target anak-anak dan dilakukan sedang sholat. Di CCTV, terlihat pelaku menarik korban tengah sujud, lalu meraba dan menggesekkan kemaluan,” ujar Kapolres, usai meninjau TPK di masjid tersebut.
Baca juga: Wabup Kaimana Minta Polisi Usut Tuntas Perusakan RSUD dan Puskesmas
Dari hasil sementara, diakui Kapolres pelaku mengakui pernah nonton film porno. “Kita masih mengumpulkan keterangan saksi. Terus kita dalami sehingga mendapatkan titik terang, latar belakang pelaku,” pungkasnya.
Sementara pelaku IMR (34), mengaku bahwa perbuatannya tersebut karena terbawa nafsu. Dia juga mengakui sebelumnya telah melakukan hal serupa di tempat yang sama. "Ya, memang sudah yang kedua kali ini, saya melakukannya dan ini semua karena terbawa nafsu,” ujarnya di hadapan polisi.
Dia pun mengaku, pernah mendapat pencabulan saat masih berusia 6 tahun disodomi oleh orang. "Dulu saya waktu kecil pernah disodomi, sehingga menjadi penyakit buat saya sampai saat ini,” tuturnya.
(nic)
Lihat Juga :