Direktur RSUD Kaimana Ancam Tutup Rumah Sakit Jika Pelaku Perusakan Tak Ditangkap
Selasa, 07 Desember 2021 - 22:08 WIB
loading...
Direktur RSUD Kaimana, Subhan Hasanusi saat mengamuk dan meminta polisi menangkap pelaku perusakan rumah sakit. Foto: iNewsTV/Surahman
A
A
A
KAIMANA - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaimana, Subhan Hasanusi mengancam akan menutup rumah sakit tersebut jika para pelaku perusakan tidak ditangkap.
Ancaman itu dilontarkan usai insiden pengrusakan fasilitas umum RSUD Kaimana dan puskesmas. Subhan pun meminta polisi mencari dan menangkap para pelaku penghasut dan pengrusakan rumah sakit yang merupakan fasilitas umum.
Baca juga: BREAKING NEWS! Kaimana Rusuh, Massa Mengamuk Rusak Rumah Sakit dan Puskesmas
Menurut dia, aparat keamanan yang ada di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, kecolongan dengan aksi masa yang membuat rusuh dan melakukan pengrusakan fasilitas umum.
Apalagi, rumah sakit yang jaraknya tidak jauh dengan markas TNI yaitu Batalian dan kompi di Jalan Batu Putih, Kabupaten Kaimana.
Baca juga: Situasi Kaimana Kondusif, Polisi Amankan 1 Orang Diduga Provokator
Direktur RSUD Subhan Hasanusi bahkan mengamuk di depan gedung yang dirusak. “Kami meminta kepada polisi mencari dan melakukan pengkapan serta meminta pertanggungjawaban,” tegasnya.
Ancaman itu dilontarkan usai insiden pengrusakan fasilitas umum RSUD Kaimana dan puskesmas. Subhan pun meminta polisi mencari dan menangkap para pelaku penghasut dan pengrusakan rumah sakit yang merupakan fasilitas umum.
Baca juga: BREAKING NEWS! Kaimana Rusuh, Massa Mengamuk Rusak Rumah Sakit dan Puskesmas
Menurut dia, aparat keamanan yang ada di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, kecolongan dengan aksi masa yang membuat rusuh dan melakukan pengrusakan fasilitas umum.
Apalagi, rumah sakit yang jaraknya tidak jauh dengan markas TNI yaitu Batalian dan kompi di Jalan Batu Putih, Kabupaten Kaimana.
Baca juga: Situasi Kaimana Kondusif, Polisi Amankan 1 Orang Diduga Provokator
Direktur RSUD Subhan Hasanusi bahkan mengamuk di depan gedung yang dirusak. “Kami meminta kepada polisi mencari dan melakukan pengkapan serta meminta pertanggungjawaban,” tegasnya.
Lihat Juga :