Korban Letusan Semeru Terus Bertambah, Kapus Dokkes Polri: 30 Meninggal
Selasa, 07 Desember 2021 - 15:44 WIB
loading...
Kapus Dokes Polri, Brigjen Pol Rusdianto memberikan keterangan ada 30 warga korban letusan Gunung Semeru, meninggal dunia. Foto/iNews TV/Hana Purwadi
A
A
A
LUMAJANG - Korban terjangan material vulkanik dari letusan Gunung Semeru, terus bertambah. Hingga Selasa (7/12/2021) siang, Kepala Pusat Dokter Kesehatan (Kapus Dokes) Brigjen Pol. Rusdianto menyebut, 30 orang meninggal dunia.
Baca juga: Yang Tersisa dari Amukan Erupsi Semeru di Desa Supiturang Lumajang
"Dari 30 korban meninggal dunia, 20 korban sudah diperiksa. Hasilnya 13 korban telah teridentifikasi, dan tujuh korban belum teridentifikasi. Sementara 10 korban lainya baru tiba di kamar mayat RSUD Haryoto." ujar Rusdianto.
Rusdianto berharap, agar masyarakat yang merasa kehilangan kerabat atau saudaranya bisa mendatangi posko bencana Gunung Semeru, karena sangat membantu mempercepat proses identifikasi korban.
Baca juga: Sempat Bikin Emosi Warga, Pelaku Begal Siswi SMP Akhirnya Diangkut Polisi
Sebanyak 10 korban meninggal dunia akibat letusan Gunung Semeru, baru ditemukan oleh tim gabungan pada Selasa (7/12/2021). Jenazah para korban langsung dilarikan ke RSUD Haryoto, untuk kepentingan identifikasi.
Setelah melihat langsung kondisi jenazah, Rudianto menyebutkan, diperkirakan butuh waktu lama untuk mngeidentifikasi para korban tewas tersebut. Dia mengerahkan seluruh anggotanya bekerja ekstra keras, untuk mempercepat penyelesaian identifiaksi jenazah korban.
Baca juga: Kisah Gunung Semeru, Pasak untuk Pulau Jawa Dihuni Keturunan Asli Majapahit
Proses pencarian para korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan, dengan menyisir seluruh wilayah terdampak terjangan material vulkanik Gunung Semeru. Hingga kini, ribuan orang juga masih mengungsi, karena tempat tinggalnya hancur.
Baca juga: Yang Tersisa dari Amukan Erupsi Semeru di Desa Supiturang Lumajang
"Dari 30 korban meninggal dunia, 20 korban sudah diperiksa. Hasilnya 13 korban telah teridentifikasi, dan tujuh korban belum teridentifikasi. Sementara 10 korban lainya baru tiba di kamar mayat RSUD Haryoto." ujar Rusdianto.
Rusdianto berharap, agar masyarakat yang merasa kehilangan kerabat atau saudaranya bisa mendatangi posko bencana Gunung Semeru, karena sangat membantu mempercepat proses identifikasi korban.
Baca juga: Sempat Bikin Emosi Warga, Pelaku Begal Siswi SMP Akhirnya Diangkut Polisi
Sebanyak 10 korban meninggal dunia akibat letusan Gunung Semeru, baru ditemukan oleh tim gabungan pada Selasa (7/12/2021). Jenazah para korban langsung dilarikan ke RSUD Haryoto, untuk kepentingan identifikasi.
Setelah melihat langsung kondisi jenazah, Rudianto menyebutkan, diperkirakan butuh waktu lama untuk mngeidentifikasi para korban tewas tersebut. Dia mengerahkan seluruh anggotanya bekerja ekstra keras, untuk mempercepat penyelesaian identifiaksi jenazah korban.
Baca juga: Kisah Gunung Semeru, Pasak untuk Pulau Jawa Dihuni Keturunan Asli Majapahit
Proses pencarian para korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan, dengan menyisir seluruh wilayah terdampak terjangan material vulkanik Gunung Semeru. Hingga kini, ribuan orang juga masih mengungsi, karena tempat tinggalnya hancur.
(eyt)
Lihat Juga :