Penjaga Vila Tikam Istri dan Anaknya hingga Sekarat
Senin, 08 Juni 2020 - 03:07 WIB
loading...
Seorang pria di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto tega menikam istri dan anaknya yang masih berusia 2 tahun dengan pisau. Tampak kamar yang menjadi lokasi kejadian. SINDOnews/Tritus
A
A
A
MOJOKERTO - Seorang pria di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto tega menikam istri dan anaknya yang masih berusia 2 tahun dengan pisau. Akibat penganiayaan itu, ibu dan anak tersebut mengalami luka parah.
Informasi yang dihimpun di lokasi, aksi penganiayaan tersebut terjadi di sebuah vila Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Sabtu (6/6) sekitar pukul 22.00 WIB malam. Pelaku diketahui berinisial SM (43), warga Desa Pulorejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. SM dan istrinya berinisial YL bekerja sebagai penjaga villa.
Penganiayaan sadis itu baru diketahui setelah warga sekitar mendengar jeritan korban dari dalam vila. Sejumlah warga yang khawatir, lantas memeriksa kondisi vila mencari sumber suara tersebut. Warga dibuat kaget saat mendapati YL tergeletak dalam kondisi bersimbah darah bersama anaknya bernisial H di salah satu ruangan.
YL menderita luka paling parah. Ia mengalami luka terbuka di bagian kepala dan perut. Diduga, kepala YL menerima pukulan benda tumpul. Sementara di bagian perut terdapat luka tusukan, sedangkan H mengalami luka tusuk. Saat ditemukan warga, pelaku sudah melarikan diri.
"Saat kita cek, keduanya sudah tergeletak bersimbah darah. Kepala korban terkena palu. Perutnya ditusuk pakai pisau mungkin, saya kurang tahu, yang pasti lukanya cukup parah," kata salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya, Minggu (7/6/2020).
Informasi yang dihimpun di lokasi, aksi penganiayaan tersebut terjadi di sebuah vila Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Sabtu (6/6) sekitar pukul 22.00 WIB malam. Pelaku diketahui berinisial SM (43), warga Desa Pulorejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. SM dan istrinya berinisial YL bekerja sebagai penjaga villa.
Penganiayaan sadis itu baru diketahui setelah warga sekitar mendengar jeritan korban dari dalam vila. Sejumlah warga yang khawatir, lantas memeriksa kondisi vila mencari sumber suara tersebut. Warga dibuat kaget saat mendapati YL tergeletak dalam kondisi bersimbah darah bersama anaknya bernisial H di salah satu ruangan.
YL menderita luka paling parah. Ia mengalami luka terbuka di bagian kepala dan perut. Diduga, kepala YL menerima pukulan benda tumpul. Sementara di bagian perut terdapat luka tusukan, sedangkan H mengalami luka tusuk. Saat ditemukan warga, pelaku sudah melarikan diri.
"Saat kita cek, keduanya sudah tergeletak bersimbah darah. Kepala korban terkena palu. Perutnya ditusuk pakai pisau mungkin, saya kurang tahu, yang pasti lukanya cukup parah," kata salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya, Minggu (7/6/2020).