Warga Malang Buta Pasca Divaksin COVID-19, Sutiaji Minta Masyarakat Tak Takut
Sabtu, 04 Desember 2021 - 06:03 WIB
loading...
A
A
A
Pria kelahiran Lamongan ini juga mengklaim telah berkomunikasi dengan Joko, dari komunikasi tersebut Sutiaji menyatakan penglihatan Joko sedikit demi sedikit membaik. Meski belum sepenuhnya pulih normal 100 persen.
“Kemarin juga sudah saya telfon dan sudah ada penglihatan tampak remang-remang. Sudah bisa melihat cahaya meski mengenali orang masih belum dan baru terlihat bayang-bayang,” paparnya.
Pihaknya memastikan akan merawat dan bertanggungjawab terhadap penanganan kesehatan Joko, termasuk dalam hal sosial ekonominya kepada keluarganya. Mengingat Joko merupakan seorang kepala keluarga dan pasca kebutaan ia tak dapat lagi mencari nafkah sebagai kuli bangunan.
“Tetapi kami bertanggung jawab dari segi sosial dan medis untuk keberlangsungan hidup pak Joko dan keluarga,” tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang warga Kota Malang mengeluhkan mengalami kebutaan pasca menerima vaksin COVID-19 dosis pertama dengan vaksin Astrazeneca pada Jumat 3 September 2021. Informasi ini disampaikan oleh istrinya bernama Titik Handayani melalui grup media sosial Facebook di Komunitas Peduli Malang Raya dan menuai beragam respon.
“Kemarin juga sudah saya telfon dan sudah ada penglihatan tampak remang-remang. Sudah bisa melihat cahaya meski mengenali orang masih belum dan baru terlihat bayang-bayang,” paparnya.
Pihaknya memastikan akan merawat dan bertanggungjawab terhadap penanganan kesehatan Joko, termasuk dalam hal sosial ekonominya kepada keluarganya. Mengingat Joko merupakan seorang kepala keluarga dan pasca kebutaan ia tak dapat lagi mencari nafkah sebagai kuli bangunan.
“Tetapi kami bertanggung jawab dari segi sosial dan medis untuk keberlangsungan hidup pak Joko dan keluarga,” tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang warga Kota Malang mengeluhkan mengalami kebutaan pasca menerima vaksin COVID-19 dosis pertama dengan vaksin Astrazeneca pada Jumat 3 September 2021. Informasi ini disampaikan oleh istrinya bernama Titik Handayani melalui grup media sosial Facebook di Komunitas Peduli Malang Raya dan menuai beragam respon.
(msd)
Lihat Juga :