Pembangunan RS Pratama di Wilayah Pulau di Pangkep Tetap Dilanjutkan
Kamis, 02 Desember 2021 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
"Saya berharap masyarakat dan keluarga di pulau, khususnya di Sailus jangan resah. Pemerintah daerah akan berusaha, tetap dengan pendirian dan komitmen membangun rumah sakit yang akan ditempatkan di Sailus, Liukang Tangaya," kata dia.
Sebelumnya, puluhan mahasiswa asal Kecamatan Liukang Tangaya menggelar aksi unjuk rasa memprotes batalnya pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe D di kecamatan kepulauan tersebut. Mereka bahkan sempat memblokir jalan poros Makassar-Pangkep sebelum mendatangi Kantor DPRD Pangkep , belum lama ini.
Baca juga:BINDA Sulsel Bantu Pemerintah Daerah Capai Target Vaksinasi
Dalam orasinya, para mahasiswa menagih janji pemerintah yang akan membangun RS di pulau. Salah seorang mahasiswa, Askar Latif, mengatakan kebutuhan akan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut sangat tinggi. Saat ini, untuk layanan kesehatan, masyarakat pulau di Pangkep terpaksa harus ke Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berjarak delapan sampai sepuluh jam dari pulau mereka.
Ia menyebut hal itu dilakukan masyarakat karena fasilitas kesehatan yang ada di puskesmas wilayah Liukang Tangaya sangat terbatas. Sementara untuk ke Pangkajene jaraknya lebih jauh, yaitu dengan jarak tempuh hingga 24 jam atau lebih.
Sebelumnya, puluhan mahasiswa asal Kecamatan Liukang Tangaya menggelar aksi unjuk rasa memprotes batalnya pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe D di kecamatan kepulauan tersebut. Mereka bahkan sempat memblokir jalan poros Makassar-Pangkep sebelum mendatangi Kantor DPRD Pangkep , belum lama ini.
Baca juga:BINDA Sulsel Bantu Pemerintah Daerah Capai Target Vaksinasi
Dalam orasinya, para mahasiswa menagih janji pemerintah yang akan membangun RS di pulau. Salah seorang mahasiswa, Askar Latif, mengatakan kebutuhan akan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut sangat tinggi. Saat ini, untuk layanan kesehatan, masyarakat pulau di Pangkep terpaksa harus ke Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berjarak delapan sampai sepuluh jam dari pulau mereka.
Ia menyebut hal itu dilakukan masyarakat karena fasilitas kesehatan yang ada di puskesmas wilayah Liukang Tangaya sangat terbatas. Sementara untuk ke Pangkajene jaraknya lebih jauh, yaitu dengan jarak tempuh hingga 24 jam atau lebih.
(luq)
Lihat Juga :