Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Luwu Timur
Rabu, 01 Desember 2021 - 18:34 WIB
loading...
A
A
A
Pada 2010, MU juga menerima senjata api jenis SS-1 dan BBM-16 dari tersangka lain berinisial RZ dan PV yang lebih dulu diamankan Densus 88 di Poso . Selanjutnya senjata api itu diberikan kepada HP. "Dan tahun 2011 sampai 2021 senjata api tersebut digunakan anggota Jamaah Islamiyah untuk latihan di wilayah Kolaka, Sulawesi Tenggara," ujar Ade.
Baca Juga: Densus 88 Antiteror: 24 Terduga Teroris Bagian Pendanaan JI Telah Ditangkap
Pada 2010, MU juga menerima kiriman berupa paket amunisi dari PH sebagai atasannya. Kiriman itu diserahkan MU, kepada SYN, anggota JI lainnya yang mengkoordinir wilayah Kolaka. "Kemudian tersangka MU ini berperan mencari lahan untuk digunakan sebagai lokasi latihan di Kolaka," terang Ade.
MU juga beberapa kali mengikuti pertemuan di wilayah Jawa Tengah. Sepanjang 2015 dia juga sempat mengikuti pertemuan dengan anggota JI lainnya di Luwu Timur dan Poso untuk memperkenalkan ketua wilayah berinisial T yang lebih dulu ditangkap di Jawa Tengah pada Agustus 2015.
Lebih lanjut kata Ade, khusus untuk MM, 2003 lalu sempat menguji coba senpi bersama tersangka BH alias S, yang juga sudah ditangkap di Jatim. Mereka berlatih menggunakan senpi di sekitar Teluk Bone. Pada 2004, MM berperan sebagai orang yang mensurvei lokasi latihan di sekitar Gunung Patah, kawasan Teluk Bone.
Di tahun yang sama MM juga sempat berlatih di wilayah Walenrang. "Di sana terdapat latihan pengenalan dan penggunaan senjata M-16 dan revolver. 2006, dia juga membuat tempat penyimpanan senjata dari gorong-gorong di bawah tanah di kebun miliknya di Lutim," imbuh Ade.
Baca Juga: Densus 88: Lembaga Pendanaan Teroris Jamaah Islamiyah Hasilkan Rp29 Miliar per Tahun
Baca Juga: Densus 88 Antiteror: 24 Terduga Teroris Bagian Pendanaan JI Telah Ditangkap
Pada 2010, MU juga menerima kiriman berupa paket amunisi dari PH sebagai atasannya. Kiriman itu diserahkan MU, kepada SYN, anggota JI lainnya yang mengkoordinir wilayah Kolaka. "Kemudian tersangka MU ini berperan mencari lahan untuk digunakan sebagai lokasi latihan di Kolaka," terang Ade.
MU juga beberapa kali mengikuti pertemuan di wilayah Jawa Tengah. Sepanjang 2015 dia juga sempat mengikuti pertemuan dengan anggota JI lainnya di Luwu Timur dan Poso untuk memperkenalkan ketua wilayah berinisial T yang lebih dulu ditangkap di Jawa Tengah pada Agustus 2015.
Lebih lanjut kata Ade, khusus untuk MM, 2003 lalu sempat menguji coba senpi bersama tersangka BH alias S, yang juga sudah ditangkap di Jatim. Mereka berlatih menggunakan senpi di sekitar Teluk Bone. Pada 2004, MM berperan sebagai orang yang mensurvei lokasi latihan di sekitar Gunung Patah, kawasan Teluk Bone.
Di tahun yang sama MM juga sempat berlatih di wilayah Walenrang. "Di sana terdapat latihan pengenalan dan penggunaan senjata M-16 dan revolver. 2006, dia juga membuat tempat penyimpanan senjata dari gorong-gorong di bawah tanah di kebun miliknya di Lutim," imbuh Ade.
Baca Juga: Densus 88: Lembaga Pendanaan Teroris Jamaah Islamiyah Hasilkan Rp29 Miliar per Tahun
Lihat Juga :