Tiba dari Malaysia, 31 Warga Pinrang Langsung Karantina di Gedung Khusus

Minggu, 07 Juni 2020 - 15:35 WIB
loading...
Tiba dari Malaysia,...
Deportan asal Malaysia yang merupakan warga Pinrang, akan menjalani karantina selama 14 hari di gedung khusus Covid-19 Pinrang. Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle
A A A
PINRANG - 31 warga Kabupaten Pinrang yang dideportasi otoritas Malaysia tiba di Pinrang melalui pelabuhan Ajatappareng Kota Parepare, Jumat 5 Juni lalu. Mereka langsung menjalani masa karantina di gedung khusus yang disiapkan Pemkab Pinrang .

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Pinrang, Andi Budaya menyampaikan, 31 warga Pinrang ini, sesuai data imigrasi adalah mereka yang berstatus pekerja ilegal, kriminal, overstay dan keterlibatan narkoba.

"Kita harapkan, para pekerja migran dapat mengikuti segala ketentuan protokol kesehatan selama masa karantina," ujarnya.

Baca juga: Kembali Ngantor, ASN Pinrang Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan

Sementara itu, Dandim 1404 Pinrang, Letkol Arm Lukman Sasono selaku Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pinrang, ikut menyambut kedatangan 31 warga Pinrang tersebut. Menurut Lukman, mereka akan dikarantina selama 14 hari, sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

"Diharapkan, tahapan ini dapat diikuti oleh para deportan selama karantina dengan mematuhi semua protokol kesehatan yang diterapkan," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Pengendali Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pinrang, Dyah Puspita Dewi berharap, keluarga para WNI ini yang hendak berkunjung, dapat mengikuti segala tata tertib sesuai protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menunjukkan identitas diri.

"Semoga semua deportan dapat mematuhi protokol kesehatan dalam program isolasi mandiri selama 14 hari di tempat ini.” tandas Dewi.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Evakuasi WNI dari Iran...
Evakuasi WNI dari Iran Terus Berlanjut, 24 Warga Jabar Dipulangkan Bertahap
WNI Korban TPPO di Kamboja...
WNI Korban TPPO di Kamboja Meninggal Dunia, Jenazah Diterbangkan ke Sukabumi
12 Orang Terombang-ambing...
12 Orang Terombang-ambing di Laut Sukabumi, Diselamatkan Nelayan usai Ditahan di Australia
9 WNA Asal China dan...
9 WNA Asal China dan 3 WNI Diamankan di Perairan Sukabumi
26 WNA di Bali Jalani...
26 WNA di Bali Jalani Sidang Pewarganegaraan untuk Jadi WNI
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Rekomendasi
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Berita Terkini
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Infografis
Miris, Lebih Dari 82.000...
Miris, Lebih Dari 82.000 Anak di Malaysia Positif Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved