Kebijakan Pemkab Pangandaran Salurkan Sembako Dinilai Tepat

Rabu, 22 April 2020 - 21:51 WIB
loading...
Kebijakan Pemkab Pangandaran...
Foto/ilustrasi.istimewa
A A A
PANGANDARAN - Kebijakan Pemkab Pangandaran menyalurkan bantuan beras dan sembako dalam bentuk voucher senilai Rp150 ribu kepada 101.000 kepala keluarga terdampak Covid-19 dinilai tepat.

"Kami menilai di Priangan Timur bahkan mungkin di Jawa Barat, hanya Kabupaten Pangandaran yang sudah mengambil langkah kongkret menyalurkan bantuan jaringan pengaman sosial akibat dari dampak Covid-19," kata Aos Fidaus, salah satu aktivis mahasiswa di Kabupaten Pangandaran.

Kebijakan Pemkab Pangandaran Salurkan Sembako Dinilai Tepat

Aos Firdaus, aktivis mahasiswa Pangandaran. Foto: SINDOnews/Syamsul Ma'arif

Sayangnya, hal tersebut tidak diikuti dengan komunikasi yang baik dari pemerintah, sehingga tidak dipahami masyarakat, khususnya terkait kriteria warga yang berhak menjadi penerima bantuan. ”Akibatnya masyarakat banyak meluapkan aspirasinya melalui postingan status di media sosial. Padahal ini malah bisa memancing situasi saling buli antara nitizen satu dengan yang lainnya," tambah Aos.

Aos menilai, berkoar di media sosial berkata belum kebagian voucher beras dan sembako merupakan perilaku mempermalukan diri sendiri. Toh, Pemkab Pangandaran akan bertanggungjawab jika ada masyarakat yang belum mendapatkan voucher beras dan sembako denga cara akan melakukan pendataan ulang.

"Harusnya masyarakat menempuh prosedur lapor ke RT, RW, Kepala Dusun dan perangkat Desa jika memang belum ada yang mendapat bagian voucher beras dan sembako. Karena mereka membaca berita itu hanya judul saja, rata-rata jadinya gagal paham," jelas Aos.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keberpihakan Kebijakan...
Keberpihakan Kebijakan Bupati Pangandaran untuk Penderes Kelapa
Seluruh Desa di Pangandaran...
Seluruh Desa di Pangandaran Ditargetkan Open Defecation Free
Ini Upaya Pemda untuk...
Ini Upaya Pemda untuk Hindari Kerumunan Wisata di Pangandaran
Bupati Pangandaran Berlakukan...
Bupati Pangandaran Berlakukan Sanksi pada Warga yang Enggan Divaksin
Bupati Pangandaran Perketat...
Bupati Pangandaran Perketat Protokol Kesehatan di Objek Wisata
Keseriusan Pemkab Pangandaran...
Keseriusan Pemkab Pangandaran Terapkan Protokol Kesehatan di Objek Wisata
Pulih dari Covid-19,...
Pulih dari Covid-19, PM Singapura Diizinkan Kembali Bekerja
PM Singapura Positif...
PM Singapura Positif Covid-19 Usai Lawatan ke Afrika
Pandemi Corona Sebabkan...
Pandemi Corona Sebabkan 10 Ribu Personel AD Amerika Alami Obesitas
Rekomendasi
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Belgia Ditahan Imbang Mesir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved