Di Hadapan Jaksa dan Hakim, Komnas HAM Sebut Kematian 4 Laskar FPI Masuk Pelanggaran HAM

Selasa, 30 November 2021 - 16:15 WIB
loading...
Di Hadapan Jaksa dan...
Koordinator Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Endang Sri Melani menyatakan kematian 4 Laskar FPI merupakan pelanggaran HAM. Foto/SINDOnews/ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Koordinator Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ), Endang Sri Melani dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di sidang dugaan unlawful killing Laskar FPI di PN Jakarta Selatan pada Selasa (30/11/2021). Di persidangan, Endang menjelaskan tentang penyelidikan Komnas HAM terkait peristiwa tewasnya enam anggota Laskar FPI tersebut.

"Komnas HAM dalam temuannya terhadap perstiwa ini membagi menjadi tiga eskalasi, eskalasi rendah, sedang dan tinggi," kata Endang di persidangan, Selasa (30/11/2021). Menurutnya, kategori eskalasi rendah terjadi saat pemantauan yang dilakukan oleh kepolisian di salah satu perumahan di Sentul hingga pintu keluar Tol Karawang Timur.

Dalam konteks ini, tidak terjadi gesekan dan keadaan masih berjalan dengan normal."Di sini memang masih rendah, di mana tidak terjadi gesekan apa pun. Semua masih akur berdasarkan keterangan saksi maupun video dari CCTV Jasa Marga," ujarnya.

Dia melanjutkan, kategori eskalasi sedang terjadi mulai dari gerbang Tol Karawang Timur sampai di salah satu hotel di kawasan Karawang. Saat itu, mulai terjadi kejar-mengejar antara aparat kepolisian dengan satu unit mobil milik Laskar FPI hingga terjadi saling serempet.

Endang menerangkan, peristiwa yang masuk dalam kategori eskalasi tinggi terjadi di rest area KM 50. Dalam insiden itu, empat anggota Laskar FPI tewas di dalam mobil saat polisi hendak membawanya ke Mapolda Metro Jaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Rekomendasi
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Berita Terkini
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved