Helikopter MI-17 Jatuh di Kendal, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Minggu, 07 Juni 2020 - 12:58 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi 1 DPR Abdul Kharis Almasyhari. Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi 1 DPR Abdul Kharis Almasyhari meminta investigasi menyeluruh terhadap jatuhnya helikopter MI 17 HA 5141 milik TNI AD di Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020).
Abdul Kharis mengatakan, kecelakaan helikopter jenis ini merupakan yang kedua kali terjadi, setelah tahun lalu jatuh di Papua. (BACA JUGA: Heli Mi-17 Puspenerbad Jatuh, Duka Selimuti Keluarga Kapten Yulius Hendro )
Karena itu Kharis meminta investigasi menyeluruh agar terungkap penyebabnya. Kementerian Pertahanan dan Panglima TNI harus segera memberikan laporan lengkap ke Komisi 1 DPR. (BACA JUGA: 4 Prajurit Gugur saat Heli Mi-17 Jatuh, 5 Selamat Lompat dan Hindari Kobaran Api )
"Bulan Juli 2019 helikopter MI-17 Milik TNI AD juga jatuh di Papua dan kemarin di Kendal Jawa Tengah. Ini jelas harus dilakukan investigasi menyeluruh dan serius karena TNI kita banyak pakai heli jenis ini," tegas Kharis. (BACA JUGA: Warga Cipaganti Geger, Ada Mayat Pria di Sungai Cikapundung )
Selain meminta investigasi menyeluruh, dia menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan yang dialami helikopter MI 17 HA 5141 milik Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad). Heli tersebut jatuh di area Kawasan Industri Kendal (KIK) Dusun Wonokerto, Kecamatan Kaliwungu. Empat personel TNI AD gugur, dan 5 lainnya mengalami luka-luka dalam musibah tersebut.
Abdul Kharis mengatakan, kecelakaan helikopter jenis ini merupakan yang kedua kali terjadi, setelah tahun lalu jatuh di Papua. (BACA JUGA: Heli Mi-17 Puspenerbad Jatuh, Duka Selimuti Keluarga Kapten Yulius Hendro )
Karena itu Kharis meminta investigasi menyeluruh agar terungkap penyebabnya. Kementerian Pertahanan dan Panglima TNI harus segera memberikan laporan lengkap ke Komisi 1 DPR. (BACA JUGA: 4 Prajurit Gugur saat Heli Mi-17 Jatuh, 5 Selamat Lompat dan Hindari Kobaran Api )
"Bulan Juli 2019 helikopter MI-17 Milik TNI AD juga jatuh di Papua dan kemarin di Kendal Jawa Tengah. Ini jelas harus dilakukan investigasi menyeluruh dan serius karena TNI kita banyak pakai heli jenis ini," tegas Kharis. (BACA JUGA: Warga Cipaganti Geger, Ada Mayat Pria di Sungai Cikapundung )
Selain meminta investigasi menyeluruh, dia menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan yang dialami helikopter MI 17 HA 5141 milik Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad). Heli tersebut jatuh di area Kawasan Industri Kendal (KIK) Dusun Wonokerto, Kecamatan Kaliwungu. Empat personel TNI AD gugur, dan 5 lainnya mengalami luka-luka dalam musibah tersebut.
Lihat Juga :