Chaidir Syam Lantik Pengurus Dewan Pendidikan Maros
Senin, 29 November 2021 - 19:10 WIB
loading...
Bupati Maros, AS Chaidir Syam (keenam dari kiri) bersama pengurus Dewan Pendidikan Maros usai dilantik di Lapangan Pallantikang, Senin (29/11). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Bupati Maros, AS Chaidir Syam melantik Pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Maros periode 2021-2026. Pelantikan dilakukan saat upacara HUT ke-50 Korpri dan HUT ke-76 PGRI di Lapangan Pallantikang Kantor Bupati Maros, Senin (29/11/2021).
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, peran Dewan Pendidikan sangatlah penting sebagai mitra Dinas Pendidikan dalam mewujudkan pendidikan berkualitas.
Baca juga:Seleksi Anggota Dewan Pendidikan Maros Disorot
"Dewan Pendidikan memiliki peran yang sangat penting, menyelesaikan persoalan-persoalan pendidikan dari segi infrastruktur, kurikulum, sumber daya manusia (SDM), dan sebagainya. Dewan Pendidikan bisa membantu pemerintah daerah dan memfasilitasi masyarakat dalam dunia pendidikan," jelasnya.
Pengurus yang terpilih dalam Dewan Pendidikan mewakili semua komponen masyarakat. Kesemuanya memiliki kemampuan dalam membantu memajukan kualitas pendidikan di Maros.
"Susunan nama pengurus ini sudah mewakili semua komponen. Ada dari unsur pemerintah, akademisi, kaum milenial, dan dari pihak swasta," ungkap Chaidir .
Dewan Pendidikan memiliki tugas menghimpun, menganalisis, dan memberikan rekomendasi kepada Bupati. Rekomendasi yang dimaksud Chaidir ini adalah keluhan, saran, kritik, dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan.
Baca juga:Disdik Maros Bedah Buku Meretas Jalan Menjadi Guru Inspirasi
"Nantinya Dewan Pendidikan akan menampung aspirasi masyarakat terkait pendidikan. Aspirasi yang ditampung ini kemudian akan dilaporkan kepada kami untuk ditindaklanjuti," beber Chaidir .
Hasil dari pelaksanaan tugas Dewan Pendidikan selanjutnya akan dilaporkan kepada masyarakat. Bentuk laporannya melalui media cetak, elektronik, laman, dan pertemuan atau bentuk lainnya yang sejenis sebagai pertanggung jawaban.
"Setelah dilaporkan kepada kami, segala hasil tugas Dewan Pendidikan kembali dilaporkan kepada masyarakat. Media yang digunakan untuk dilaporkan ke masyarakat adalah media yang mudah dijangkau, yakni melalui media cetak, elektronik atau melelaui media lainnya," lanjutnya.
Sekedar Informasi, susunan Pengurus Dewan Pendidikan yakni Muhammad Nurjaya sebagai Ketua, Alimuddin Assagaf sebagai Wakil Ketua, Ismail Suardi Wekke sebagai Wakil Ketua, Misbahuddin Nur sebagai Sekretaris, Agusna Mukti sebagai Wakil Sekretaris, Rahmat Rizal sebagai Bendahara, Andi Masjihad dan Wulohi Hendra Jaya sebagai Departemen Pertimbangan dan Analisis Kebijakan, Mardiah dan Abdul Kadir selaku departemen pengembangan SDM Kemitraan dan Peningkatan Mutu, Musliman Zn Departemen Pengawasan Monitoring dan Evaluasi.
Baca juga:Guru Berprestasi di Makassar Bakal Dianugerahi Penghargaan
Sebelum dilantik, anggota Dewan Pendidikan ini melalui tahap seleksi. Tahap seleksi tersebut, sempat menuai protes dari peserta. Pasalnya, kuat dugaan keterlibatan panitia seleksi yang ikut menjadi peserta. Hal ini diketahui setelah beredarnya dokumen perihal jadwal wawancara calon anggota Dewan Pendidikam Maros beberapa waktu lalu.
Dalam dokumen yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi, Agusnawati dan Sekretarisnya, Muhammad Nurjaya, terdapat sedikitnya 5 orang panitia yang namanya masuk dalam sesi jadwal wawancara.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, peran Dewan Pendidikan sangatlah penting sebagai mitra Dinas Pendidikan dalam mewujudkan pendidikan berkualitas.
Baca juga:Seleksi Anggota Dewan Pendidikan Maros Disorot
"Dewan Pendidikan memiliki peran yang sangat penting, menyelesaikan persoalan-persoalan pendidikan dari segi infrastruktur, kurikulum, sumber daya manusia (SDM), dan sebagainya. Dewan Pendidikan bisa membantu pemerintah daerah dan memfasilitasi masyarakat dalam dunia pendidikan," jelasnya.
Pengurus yang terpilih dalam Dewan Pendidikan mewakili semua komponen masyarakat. Kesemuanya memiliki kemampuan dalam membantu memajukan kualitas pendidikan di Maros.
"Susunan nama pengurus ini sudah mewakili semua komponen. Ada dari unsur pemerintah, akademisi, kaum milenial, dan dari pihak swasta," ungkap Chaidir .
Dewan Pendidikan memiliki tugas menghimpun, menganalisis, dan memberikan rekomendasi kepada Bupati. Rekomendasi yang dimaksud Chaidir ini adalah keluhan, saran, kritik, dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan.
Baca juga:Disdik Maros Bedah Buku Meretas Jalan Menjadi Guru Inspirasi
"Nantinya Dewan Pendidikan akan menampung aspirasi masyarakat terkait pendidikan. Aspirasi yang ditampung ini kemudian akan dilaporkan kepada kami untuk ditindaklanjuti," beber Chaidir .
Hasil dari pelaksanaan tugas Dewan Pendidikan selanjutnya akan dilaporkan kepada masyarakat. Bentuk laporannya melalui media cetak, elektronik, laman, dan pertemuan atau bentuk lainnya yang sejenis sebagai pertanggung jawaban.
"Setelah dilaporkan kepada kami, segala hasil tugas Dewan Pendidikan kembali dilaporkan kepada masyarakat. Media yang digunakan untuk dilaporkan ke masyarakat adalah media yang mudah dijangkau, yakni melalui media cetak, elektronik atau melelaui media lainnya," lanjutnya.
Sekedar Informasi, susunan Pengurus Dewan Pendidikan yakni Muhammad Nurjaya sebagai Ketua, Alimuddin Assagaf sebagai Wakil Ketua, Ismail Suardi Wekke sebagai Wakil Ketua, Misbahuddin Nur sebagai Sekretaris, Agusna Mukti sebagai Wakil Sekretaris, Rahmat Rizal sebagai Bendahara, Andi Masjihad dan Wulohi Hendra Jaya sebagai Departemen Pertimbangan dan Analisis Kebijakan, Mardiah dan Abdul Kadir selaku departemen pengembangan SDM Kemitraan dan Peningkatan Mutu, Musliman Zn Departemen Pengawasan Monitoring dan Evaluasi.
Baca juga:Guru Berprestasi di Makassar Bakal Dianugerahi Penghargaan
Sebelum dilantik, anggota Dewan Pendidikan ini melalui tahap seleksi. Tahap seleksi tersebut, sempat menuai protes dari peserta. Pasalnya, kuat dugaan keterlibatan panitia seleksi yang ikut menjadi peserta. Hal ini diketahui setelah beredarnya dokumen perihal jadwal wawancara calon anggota Dewan Pendidikam Maros beberapa waktu lalu.
Dalam dokumen yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi, Agusnawati dan Sekretarisnya, Muhammad Nurjaya, terdapat sedikitnya 5 orang panitia yang namanya masuk dalam sesi jadwal wawancara.
(luq)
Lihat Juga :