2 Kali Ditiduri Oknum Imam, Gadis di Bawah Umur Depresi dan Tak Mau Sekolah

Sabtu, 27 November 2021 - 12:06 WIB
loading...
2 Kali Ditiduri Oknum...
Seorang imam mushola di Grobogan, Jateng tega mencabuli dan menyetubuhi seorang gadis di bawah umur sebanyak dua kali. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
GROBONGAN - Seorang imam mushola di Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) tega mencabuli dan menyetubuhi seorang gadis di bawah umur sebanyak dua kali. Akibat perbuatan bejatnya, korban kini mengalami depresi dan tidak mau sekolah.

Gadis yang diketahui berinisial NV (12) warga Desa Karangwader, Grobogan, Jateng, mengurung diri di rumah sejak beberapa minggu lalu. Ahmad Qumaidi, tokoh masyarakat Desa Karangwader menjelaskan, tingkah laku pelaku sudah sempat dicurigai oleh warga sejak dua bulan lalu. Pelaku, kata Ahmad, sering masuk ke rumah korban pada malam hari. Baca juga: Tahanan Kasus Pencabulan Tewas, Diduga Dianiaya karena Tak Beri Uang Keamanan

Awalnya warga sempat mencurigai hubungan gelap pelaku dengan orang tua korban. "Namun itu dibantah ibu korban dengan berani melakukan sumpah pocong untuk membuktikan bahwa dia benar-benar tidak melakukan perselingkuhan," terang Ahmad, Sabtu (27/11/2021).

Warga kemudian menggerebek hingga melakukan penyisiran di seluruh ruangan rumah korban dan menemukan pelaku bersembunyi di dalam kamar mandi. Pelaku akhirnya dipaksa keluar dari kamar mandi dan dibawa ke teras rumah, sementara korban dibawa ke ruang tamu.

"Mereka kemudian diinterogasi warga secara terpisah. Pelaku mengaku baru sekali menyetubuhi korban. Namun, korban yang saat ditanya orang tuanya mengaku sudah dua kali disetubuhi pelaku. Pelaku akhirnya mengakui bahwa perbuatannya sudah dilakukan sebanyak dua kali," beber Ahmad.

Menurut keterangan warga, pelaku yang berprofesi sebagai imam mushola tersebut memiliki kebiasaan buruk dan tak lazim dilakukan seorang tokoh agama yakni, sering mengintip tetangga yang sedang tidur melalui celah dinding rumah. Pelaku juga mengaku sering mengirimkan video porno ke handphone korban untuk mempengaruhi korban.

Saat peristiwa penggerebekan terjadi, ayah korban sedang bekerja di luar kota. Sementara Suwati, ibu korban yang kesehariannya berjualan di rumah tidak sedang sakit, tertidur pulas setelah minum obat. Sehingga dirinya tidak mengetahui jika pelaku datang dan masuk rumah.

Mengetahui rumah dalam kondisi sepi, pelaku langsung beraksi, masuk dan meniduri korban di atas tempat tidur yang berada di ruang tamu. Korban mengaku tidak bisa berteriak dan memberontak karena diancaman pelaku.

Kini, pelaku sudah ia tidak berani melawan karena dibawah ancaman pelaku sudah diamankan polisi setelah mendapat laporan dari keluarga korban. Pelaku kini menjalani pemeriksaan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Grobogan, Jawa Tengah. Baca juga: Tahanan Kasus Pencabulan Anak Tewas Mengenaskan di Sel dengan Luka Lebam

Sementara keluarga korban dan warga kini berusaha memotivasi dan membangkitkan semangat korban yang masih dalam kondisi trauma berat.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Polisi Tangkap KS, yang...
Polisi Tangkap KS, yang Diduga Bantu Pelarian Pelaku Pencabulan di Ponpes Pati
Polisi Buru Pendiri...
Polisi Buru Pendiri Ponpes Pati yang Diduga Cabuli Santriwati
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati, Gus Salam Minta Pelaku Ditindak Tegas
Buntut Pendiri Ponpes...
Buntut Pendiri Ponpes Cabul, Kemenag Pindahkan Santri ke Sejumlah Sekolah di Pati
DPR Minta Pelaku Dugaan...
DPR Minta Pelaku Dugaan Pencabulan di Pesantren Tlogowungu Pati Dihukum Berat
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Nadhif Basalamah Geram...
Nadhif Basalamah Geram Jadi Korban Pelecehan, Ingin Berhenti dari Dunia Hiburan?
UI Sanksi 15 Mahasiswa...
UI Sanksi 15 Mahasiswa Fakultas Hukum terkait Pelecehan Chat Mesum, Skorsing 1-3 Semester
Rekomendasi
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved