PSBB di Tangerang Raya Belum Maksimal
Rabu, 22 April 2020 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Di Kota Tangsel, kasus Covid-19 malah jauh lebih tinggi dari Kabupaten Tangerang dengan total 1.350 kasus. Adapun rinciannya ODP 913 kasus, PDP 353 kasus, dan positif 84 kasus, dengan angka kematiannya 70 kasus.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, PSBB harus tetap dilaksanakan meski belum berhasil memutus mata rantai penyebaran wabah Corona.
"Seperti apapun kondisinya PSBB harus terus dilaksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Saya berharap disiplin masyarakat semakin meningkat," ujarnya.
Meski demikian, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan selalu memakai masker saat bepergian sudah mulai terlihat. Bahkan, surat teguran polisi mulai berkurang. (Baca juga: Beroperasi Saat PSBB, Pemkot Jakarta Barat Awasi 59 Perusahaan)
Pengamat perkotaan Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan, PSBB di Tangerang Raya tidak akan mencapai hasil maksimal. "Jadi PSBB ini hanya bisa berjalan efektif jika disiplin masyarakat tinggi karena pilihan pertama dari sisi kesehatan. Kalau kita meniru pola Malaysia, China, Vietnam, dan India, begitulah dijalankan lock down," ungkapnya.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, PSBB harus tetap dilaksanakan meski belum berhasil memutus mata rantai penyebaran wabah Corona.
"Seperti apapun kondisinya PSBB harus terus dilaksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Saya berharap disiplin masyarakat semakin meningkat," ujarnya.
Meski demikian, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan selalu memakai masker saat bepergian sudah mulai terlihat. Bahkan, surat teguran polisi mulai berkurang. (Baca juga: Beroperasi Saat PSBB, Pemkot Jakarta Barat Awasi 59 Perusahaan)
Pengamat perkotaan Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan, PSBB di Tangerang Raya tidak akan mencapai hasil maksimal. "Jadi PSBB ini hanya bisa berjalan efektif jika disiplin masyarakat tinggi karena pilihan pertama dari sisi kesehatan. Kalau kita meniru pola Malaysia, China, Vietnam, dan India, begitulah dijalankan lock down," ungkapnya.
(jon)
Lihat Juga :