Terima Teror Bongkar Dugaan Pengaturan Skor, Saksi: Saya Nggak Takut!
Sabtu, 27 November 2021 - 00:05 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka menemui saya malam harinya, yang jelas mereka besok lawan Persema, hari ini mereka ketemu sama kitmannya Persema, dan di luar mereka ngopi, dan di situ ada orang-orang yang biasa mengatur skor, dan orang-orang sudah tahulah siapa," terangnya.
Dirinya menegaskan tidak akan gentar dan mundur kendati menerima teror ditabrak lari sebelum dimintai keterangan oleh kepolisian. Tim dari Polda Jawa Timur sendiri disebut Zha, bakal datang ke rumahnya untuk memintai keterangannya.
"Insya Allah Polda yang ke sini. Saya nggak akan takut, tetap akan menyuarakan sampai tuntas," tegasnya. "Kan rencananya hari ini tadi kan 9 suratnya diperiksa di Polda, setahu saya, saya dan manager sama beberapa pemain dan mantan kitman," tambahnya.
Ia mengaku sedikit lega sebab kepolisian menjaga ketat rumahnya pasca kejadian dugaan tabrak lari yang disengaja, dan terkait dugaan pengaturan skor .
"Kalau sudah seperti ini ya nyaman - nyaman saja, ada yang menjaga karena itu tadi, gara-gara kasus seperti itu saya nggak nyangka, saya nggak nyangka. Setelah dari Indomaret itu, padahal setiap hari saya ke sana, mau beli susu, anak saya pampers setiap hari. Saya nggak merasa diikuti was-was nggak," pungkasnya.
Dirinya menegaskan tidak akan gentar dan mundur kendati menerima teror ditabrak lari sebelum dimintai keterangan oleh kepolisian. Tim dari Polda Jawa Timur sendiri disebut Zha, bakal datang ke rumahnya untuk memintai keterangannya.
"Insya Allah Polda yang ke sini. Saya nggak akan takut, tetap akan menyuarakan sampai tuntas," tegasnya. "Kan rencananya hari ini tadi kan 9 suratnya diperiksa di Polda, setahu saya, saya dan manager sama beberapa pemain dan mantan kitman," tambahnya.
Ia mengaku sedikit lega sebab kepolisian menjaga ketat rumahnya pasca kejadian dugaan tabrak lari yang disengaja, dan terkait dugaan pengaturan skor .
"Kalau sudah seperti ini ya nyaman - nyaman saja, ada yang menjaga karena itu tadi, gara-gara kasus seperti itu saya nggak nyangka, saya nggak nyangka. Setelah dari Indomaret itu, padahal setiap hari saya ke sana, mau beli susu, anak saya pampers setiap hari. Saya nggak merasa diikuti was-was nggak," pungkasnya.
Lihat Juga :