Tekan Kasus Stunting, Sumedang Pantau Bayi-Balita Lewat Teknologi Digital
Sabtu, 27 November 2021 - 02:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Dony, aplikasi digital tersebut menghasilkan good data, good decision, dan good result. Sehingga, permasalahan stunting di kabupaten yang dipimpinnya juga dapat tertangani dengan baik.
"Jadi, semua berawal dari data. Dengan data yang baik dan benar akan menghasilkan keputusan yang baik dan hasil yang baik pula," katanya.
Baca juga: Ungkap Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polda Jabar Cecar Tiga Saksi Kunci
Kehadiran aplikasi i-Simpati, lanjut Dony, juga membuat Sumedang diganjar apresiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), Habibie Institute For Public Policy and Governance (HIPPG) dan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes).
Ketiga lembaga itu menobatkan Sumedang sebagai Juara Juara Kedua Inovasi Cegah Stunting Kategori Penggunaan Teknologi Informasi. Penghargaan tersebut diterima Dony secara virtual di Gedung Negara Sumedang, Kamis (25/11/2021) kemarin.
"Jadi, semua berawal dari data. Dengan data yang baik dan benar akan menghasilkan keputusan yang baik dan hasil yang baik pula," katanya.
Baca juga: Ungkap Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polda Jabar Cecar Tiga Saksi Kunci
Kehadiran aplikasi i-Simpati, lanjut Dony, juga membuat Sumedang diganjar apresiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), Habibie Institute For Public Policy and Governance (HIPPG) dan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes).
Ketiga lembaga itu menobatkan Sumedang sebagai Juara Juara Kedua Inovasi Cegah Stunting Kategori Penggunaan Teknologi Informasi. Penghargaan tersebut diterima Dony secara virtual di Gedung Negara Sumedang, Kamis (25/11/2021) kemarin.
Lihat Juga :