Kota Bandung Usulkan Kenaikan UMK Menjadi Rp3,7 Juta

Jum'at, 26 November 2021 - 13:34 WIB
Kota Bandung Usulkan Kenaikan UMK Menjadi Rp3,7 Juta
Ilustrasi buruh. Foto: Istimewa/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Dewan Pengupahan Kota Bandung mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2022 sebesar Rp118.498,48 menjadi Rp3.742.276,48. Usulan tersebut masih menunggu pengesahan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Jika usulan tersebut disetujui, maka UMK Kota Bandung, naik dari UMK 2021 sebesar Rp3.623.778.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi para buruh dan pengusaha yang telah menyepakati besaran UMK 2021.

Baca juga: Upah Minimum Provinsi Sulsel Ditetapkan Rp3.165.876

Lewat musyawarah di Dewan Pengupahan, buruh dan pengusaha bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bisa memutuskan dengan musyawarah mufakat.

"Kenaikannya rasional. Alhamdulillah saya mengapresiasi kepada buruh yang menyampaikan aspirasinya tidak anarkis dan sangat komunikatif," kata Oded, di Pendopo Kota Bandung, Jumat (26/11/ 2021).



Baca: Heroik! Remaja Putri di Bandung, Terekam CCTV Berani Gagalkan Penjambretan

Oded mengungkapkan, para buruh memang sangat berharap ada kenaikan UMK secara proporsional. Namun di sisi lain, pengusaha juga berharap kenaikannya tidak terlalu besar. Hingga akhirnya diputuskan di Dewan Pengupahan yang terdiri dari buruh, pengusaha, dan Pemkot Bandung.

"Di Bandung semua diselesaikan musyawarah dan tidak pernah ada deadlock. Mang Oded hanya menandatangani saja. Namun dalam putusan tersebut disertakan beberapa aspirasi buruh," jelas Oded.

Baca: Tubagus Madya Dwiputra, Buronan Kasus Perampasan Hak Atas Tanah di Bandung Ditangkap

Oded mengungkapkan, jauh sebelum penetapan UMK 2022, dia telah beberapa kali bertemu dengan perwakilan para buruh. Dalam sejumlah kesempatan tersebut, para buruh sering menyampaikan aspirasinya.

"Buruh sering curhat ke Mang Oded. Ini sepertinya perlu dicontoh juga oleh buruh-buruh di daerah lain," kata Oded.
(hsk)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1345 seconds (10.177#12.26)