Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Terdampak Pembangunan Bendungan Paselloreng
Kamis, 25 November 2021 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
"Dulu sebelum Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng dibangun, masyarakat Desa Arajang bisa panen 2-3 kali dalam setahun. Namun saat ini sawah dan kebun warga sudah tidak bisa dikelola lagi akibat tergenang air," ujarnya, Kamis (25/11/2021).
Sampai sejauh ini, lanjut Satria, ganti rugi lahan terdampak belum didapat, bahkan kepastian itu belum ada sebab lahan yang terdampak sama sekali belum diukur oleh tim appraisal.
"Ini sudah akhir tahun, kalau tidak diukur tahun ini berarti tahun 2022 belum ada kepastian dan itu artinya masyarakat akan menanggung kerugian lebih lama," terangnya.
Kepala Bidang Pengadaan Tanah Balai Pompengan Jeneberang, Samuel yang turut hadir dalam undangan aspirasi AMMA mengatakan, tim dari Balai Pompengan sampai sejauh ini masih akan terus berupaya menyelesaikan ganti rugi lahan warga yang terdampak.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Ganti Rugi Lahan Bendungan Paselloreng Dibayar
Sampai sejauh ini, lanjut Satria, ganti rugi lahan terdampak belum didapat, bahkan kepastian itu belum ada sebab lahan yang terdampak sama sekali belum diukur oleh tim appraisal.
"Ini sudah akhir tahun, kalau tidak diukur tahun ini berarti tahun 2022 belum ada kepastian dan itu artinya masyarakat akan menanggung kerugian lebih lama," terangnya.
Kepala Bidang Pengadaan Tanah Balai Pompengan Jeneberang, Samuel yang turut hadir dalam undangan aspirasi AMMA mengatakan, tim dari Balai Pompengan sampai sejauh ini masih akan terus berupaya menyelesaikan ganti rugi lahan warga yang terdampak.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Ganti Rugi Lahan Bendungan Paselloreng Dibayar
Lihat Juga :