Gerindra Sulsel Akan Uji Kelayakan Caleg untuk Pileg 2024
Kamis, 25 November 2021 - 11:26 WIB
loading...
Ketua DPd Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras dalam suatu kegiatan. Foto: Humas Gerindra Sulsel
A
A
A
MAKASSAR - Gerindra Sulsel akan melakukan terobosan baru di pemilihan legislatif (pileg) 2024 mendatang. Mereka ingin menggelar uji kelayakan calon legislatif (caleg) yang mau mengendarai partai berlambang kepala burung garuda ini.
Ketua DPD Gerindra Sulsel , Andi Iwan Darmawan Aras menegaskan hal tersebut. Uji kelayakan perlu untuk melihat kemampuan dan kekuatan setiap figur yang akan bertarung melalui partainya.
Baca juga: Persiapan Pileg 2024, Gerindra Sulsel Rekrut Saksi TPS Sejak Dini
"Jadi DPC akan menyusun komposisi calegnya untuk kabupaten/kota. Kemudian saya bersama pengurus DPD lainnya melakukan fit and proper test terhadap setiap caleg yang mau maju lewat Gerindra," kata Andi Iwan, baru-baru ini.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini menuturkan, DPD boleh mengubah komposisi caleg yang disodorkan DPC, atau menghapus nama caleg, jika memang itu perlu dilakukan, sesuai hasil uji kelayakan.
"Tentu bisa dong (mengubah komposisi caleg). Karena ternyata terkadang ada teman-teman yang tidak menginginkan caleg potensial bergabung. Ini menjadi evaluasi saya," ujarnya.
Andi Iwan memiliki target tinggi di pileg 2024 mendatang. Sebab perhelatan politik itu, akan menjadi pertarungan pertamanya sebagai ketua partai di Sulsel.
Baca juga: Didorong jadi Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sowan ke DPP
Ketua Kadin Sulsel ini menginginkan bisa memenuhi setiap dapil yang ada. Mulai dari kursi di DPRD provinsi dan kabupaten/kota. Makanya semua dapil harus diperkuat.
"Target kami dapil yang sudah punya keterwakilan harus mengupgrade lagi perolehan kursinya. Kalau ada yang kosong tentunya menjadi perhatian serius di mana kelemahannya. Apakah infrastruktur partai atau calegnya yang tidak memungkinkan," jelasnya.
Pria yang akrab disapa AIA ini juga meminta kepada setiap DPC untuk mulai bekerja dari sekarang. Khususnya dalam perekrutan saksi di tempat pemungutan suara (TPS) .
Baca juga: Konflik Internal Diduga Tahan SK DPD PAN Sidrap Terbit
"Kami akan minta kepada seluruh DPC menyiapkan minimal dua orang saksi tiap TPS. Dan akan dievaluasi dalam waktu 6 bulan," bebernya.
"Kalau kita temukan saksi yang dilaporkan hanya pasang-pasang saja, ketua DPCnya akan kita ganti. Kami butuh orang yang serius mau bekerja," jelasnya.
Ketua DPC Gerindra Takalar, Indar Jaya menyambut baik langkah Andi Iwan. Ia mengaku pihaknya siap menjalankan apapun yang diperintahkan, demi kebesaran partai ke depan.
"Saya rasa itu hal yang positif. Kami sangat mengapresiasi. Tentu para caleg nantinya akan mengikuti uji kelayakan jika memang itu diinginkan oleh DPD," sebutnya.
Baca juga: Eks Bupati Takalar Burhanuddin Dipercaya jadi Ketua DPC PPP
Soal penempatan 2 saksi setiap TPS, Indar menuturkan sementara berjalan. Apalagi perintah itu sudah disampaikan dalam rapat koordinasi daerah (Rakorda) Gerindra se-Sulsel beberapa waktu lalu.
"Perekrutan saksi juga sementara berjalan. Tapi untuk merekrut saksi militan di TPS, kan bukan hal mudah. Butuh proses," jelasnya.
Ketua DPD Gerindra Sulsel , Andi Iwan Darmawan Aras menegaskan hal tersebut. Uji kelayakan perlu untuk melihat kemampuan dan kekuatan setiap figur yang akan bertarung melalui partainya.
Baca juga: Persiapan Pileg 2024, Gerindra Sulsel Rekrut Saksi TPS Sejak Dini
"Jadi DPC akan menyusun komposisi calegnya untuk kabupaten/kota. Kemudian saya bersama pengurus DPD lainnya melakukan fit and proper test terhadap setiap caleg yang mau maju lewat Gerindra," kata Andi Iwan, baru-baru ini.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini menuturkan, DPD boleh mengubah komposisi caleg yang disodorkan DPC, atau menghapus nama caleg, jika memang itu perlu dilakukan, sesuai hasil uji kelayakan.
"Tentu bisa dong (mengubah komposisi caleg). Karena ternyata terkadang ada teman-teman yang tidak menginginkan caleg potensial bergabung. Ini menjadi evaluasi saya," ujarnya.
Andi Iwan memiliki target tinggi di pileg 2024 mendatang. Sebab perhelatan politik itu, akan menjadi pertarungan pertamanya sebagai ketua partai di Sulsel.
Baca juga: Didorong jadi Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sowan ke DPP
Ketua Kadin Sulsel ini menginginkan bisa memenuhi setiap dapil yang ada. Mulai dari kursi di DPRD provinsi dan kabupaten/kota. Makanya semua dapil harus diperkuat.
"Target kami dapil yang sudah punya keterwakilan harus mengupgrade lagi perolehan kursinya. Kalau ada yang kosong tentunya menjadi perhatian serius di mana kelemahannya. Apakah infrastruktur partai atau calegnya yang tidak memungkinkan," jelasnya.
Pria yang akrab disapa AIA ini juga meminta kepada setiap DPC untuk mulai bekerja dari sekarang. Khususnya dalam perekrutan saksi di tempat pemungutan suara (TPS) .
Baca juga: Konflik Internal Diduga Tahan SK DPD PAN Sidrap Terbit
"Kami akan minta kepada seluruh DPC menyiapkan minimal dua orang saksi tiap TPS. Dan akan dievaluasi dalam waktu 6 bulan," bebernya.
"Kalau kita temukan saksi yang dilaporkan hanya pasang-pasang saja, ketua DPCnya akan kita ganti. Kami butuh orang yang serius mau bekerja," jelasnya.
Ketua DPC Gerindra Takalar, Indar Jaya menyambut baik langkah Andi Iwan. Ia mengaku pihaknya siap menjalankan apapun yang diperintahkan, demi kebesaran partai ke depan.
"Saya rasa itu hal yang positif. Kami sangat mengapresiasi. Tentu para caleg nantinya akan mengikuti uji kelayakan jika memang itu diinginkan oleh DPD," sebutnya.
Baca juga: Eks Bupati Takalar Burhanuddin Dipercaya jadi Ketua DPC PPP
Soal penempatan 2 saksi setiap TPS, Indar menuturkan sementara berjalan. Apalagi perintah itu sudah disampaikan dalam rapat koordinasi daerah (Rakorda) Gerindra se-Sulsel beberapa waktu lalu.
"Perekrutan saksi juga sementara berjalan. Tapi untuk merekrut saksi militan di TPS, kan bukan hal mudah. Butuh proses," jelasnya.
(luq)
Lihat Juga :