Anies Abadikan Laksamana Malahayati sebagai Nama Jalan, Penghargaan DKI untuk Aceh
Selasa, 23 November 2021 - 15:38 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Jalan Laksamana Malahayati, sebagai pengganti nama Jalan Inspeksi Kalimalang sisi Utara, Jakarta Timur, Selasa (23/11/2021). Foto: Dok Pemprov DKI
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Jalan Laksamana Malahayati, sebagai pengganti nama Jalan Inspeksi Kalimalang sisi Utara, Jakarta Timur, Selasa (23/11/2021). Peresmian dilakukan di Balai Kota, dengan dihadiri Ketua Perkumpulan Masyarakat Aceh Surya Dharma dan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, secara daring.
Baca juga: Kisah Duel Maut Laksamana Malahayati dengan Pemimpin Belanda di Kapal Perang
Anies mengatakan, peresmian nama jalan ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya dari Pemprov DKI Jakarta kepada Pahlawan Nasional Laksamana Malahayati, keluarga besarnya, dan masyarakat Aceh pada umumnya.
"Masyarakat Aceh memiliki peran penting dalam sejarah panjang kemerdekaan bangsa Indonesia. Aceh telah melahirkan begitu banyak pahlawan yang dikenal di tingkat nasional, mulai dari Teuku Umar, Sultan Iskandar Muda, Teungku Chik di Tiro, Cut Nyak Dhien, Cut Nyak Meutia, Teuku Nyak Arif, dan Teuku Muhammad Hasan," ujar Anies.
Anies berharap penetapan nama Jalan Laksamana Malahayati menjadi momentum untuk semakin memperkuat persatuan masyarakat antarprovinsi dan kolaborasi masyarakat dengan pemerintah maupun antarpemerintah daerah.
Baca juga: Kisah Duel Maut Laksamana Malahayati dengan Pemimpin Belanda di Kapal Perang
Anies mengatakan, peresmian nama jalan ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya dari Pemprov DKI Jakarta kepada Pahlawan Nasional Laksamana Malahayati, keluarga besarnya, dan masyarakat Aceh pada umumnya.
"Masyarakat Aceh memiliki peran penting dalam sejarah panjang kemerdekaan bangsa Indonesia. Aceh telah melahirkan begitu banyak pahlawan yang dikenal di tingkat nasional, mulai dari Teuku Umar, Sultan Iskandar Muda, Teungku Chik di Tiro, Cut Nyak Dhien, Cut Nyak Meutia, Teuku Nyak Arif, dan Teuku Muhammad Hasan," ujar Anies.
Anies berharap penetapan nama Jalan Laksamana Malahayati menjadi momentum untuk semakin memperkuat persatuan masyarakat antarprovinsi dan kolaborasi masyarakat dengan pemerintah maupun antarpemerintah daerah.
Lihat Juga :