Antisipasi Lonjakan Covid-19 saat Nataru, Aturan Tambahan Harus Konkret
Selasa, 23 November 2021 - 08:03 WIB
loading...
Suasana khitmat jamaah yang beribadah misa Natal di Gereja Katedral Jalan Kajoalalido, Makassar, tahun 2019 silam. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAKASSAR - Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di Kota Makassar perlu dijaga ketat. Sejumlah skenario pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III perlu disiapkan secara konkret.
Seperti diketahui, pemerintah pusat sudah mengeluarkan instruksi penerapan PPKM Level III untuk semua daerah, mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Kebijakan ini diambil untuk mencegah ledakan kasus Covid-19 di tengah libur Nataru nanti.
Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Wisata Puncak Diperketat
Pengamat Epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Ridwan Amiruddin mengemukakan, potensi gelombang ketiga Covid-19 masih mengancam setiap daerah. Momentum Nataru nanti, bisa saja terjadi lonjakan kasus bila tidak diantisipasi dengan baik.
Menurutnya, perlu ada regulasi yang konkret untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 tersebut. Sektor-sektor yang berpotensi menjadi sumber penularan pun diharapkan menjadi perhatian. Sektor bisnis dan transportasi misalnya.
“Terkait PPKM Level III, mesti ada pengetatan tambah untuk mengantisipasi lonjakan kasus saat Nataru. Pengetatan di pintu masuk negara saya kira perlu diatur lebih ketat untuk menghindari mobilisasi massa,” kata dia, Senin (22/11/2021).
Baca juga: Telkomsel Pastikan Komunikasi Lancar Saat Natal dan Tahun Baru
Sektor bisnis lainnya seperti tempat hiburan malam (THM) juga disebutnya mesti ada regulasi tambahan. Sebab, potensi penularan di tempat tersebut cukup besar. Sangat sulit memastikan penerapan protokol kesehatan.
“Nah pemerintah juga mesti mengacu pada capaian indikator epidemiologi, surveilans, dan cakupan vaksinasi dalam menentukan kebijakan. Intinya memastikan prokes dan 3T, serta tetap mengebut vaksinasi,” tukasnya.
Sementara itu, Pemkot Makassar sejauh ini masih menunggu edaran dari Kemendagri terkait penerapan PPKM Level III di semua daerah untuk menyikapi momentum Nataru. Sehingga belum bisa memastikan seperti apa kebijakan yang akan dilakukan.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Kebijakan Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru
“Kita menunggu dari Mendagri seperti apa kebijakan PPKM Level III. Karena untuk PPKM Level III nanti itu kan seragam semua daerah. Jadi kita belum bisa tahu kebijakannya seperti apa,” ujar Kepala Kesbangpol Kota Makassar, Zainal Ibrahim.
Meski begitu, ia menyebut tentu akan ada pengetatan dalam pemberlakuan PPKM Level III nanti. “Setelah ada edaran dari pusat, nanti dikomunikasikan dengan Pak Wali baru kita tentukan kebijakannya,” sambungnya.
Seperti diketahui, pemerintah pusat sudah mengeluarkan instruksi penerapan PPKM Level III untuk semua daerah, mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Kebijakan ini diambil untuk mencegah ledakan kasus Covid-19 di tengah libur Nataru nanti.
Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Wisata Puncak Diperketat
Pengamat Epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Ridwan Amiruddin mengemukakan, potensi gelombang ketiga Covid-19 masih mengancam setiap daerah. Momentum Nataru nanti, bisa saja terjadi lonjakan kasus bila tidak diantisipasi dengan baik.
Menurutnya, perlu ada regulasi yang konkret untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 tersebut. Sektor-sektor yang berpotensi menjadi sumber penularan pun diharapkan menjadi perhatian. Sektor bisnis dan transportasi misalnya.
“Terkait PPKM Level III, mesti ada pengetatan tambah untuk mengantisipasi lonjakan kasus saat Nataru. Pengetatan di pintu masuk negara saya kira perlu diatur lebih ketat untuk menghindari mobilisasi massa,” kata dia, Senin (22/11/2021).
Baca juga: Telkomsel Pastikan Komunikasi Lancar Saat Natal dan Tahun Baru
Sektor bisnis lainnya seperti tempat hiburan malam (THM) juga disebutnya mesti ada regulasi tambahan. Sebab, potensi penularan di tempat tersebut cukup besar. Sangat sulit memastikan penerapan protokol kesehatan.
“Nah pemerintah juga mesti mengacu pada capaian indikator epidemiologi, surveilans, dan cakupan vaksinasi dalam menentukan kebijakan. Intinya memastikan prokes dan 3T, serta tetap mengebut vaksinasi,” tukasnya.
Sementara itu, Pemkot Makassar sejauh ini masih menunggu edaran dari Kemendagri terkait penerapan PPKM Level III di semua daerah untuk menyikapi momentum Nataru. Sehingga belum bisa memastikan seperti apa kebijakan yang akan dilakukan.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Kebijakan Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru
“Kita menunggu dari Mendagri seperti apa kebijakan PPKM Level III. Karena untuk PPKM Level III nanti itu kan seragam semua daerah. Jadi kita belum bisa tahu kebijakannya seperti apa,” ujar Kepala Kesbangpol Kota Makassar, Zainal Ibrahim.
Meski begitu, ia menyebut tentu akan ada pengetatan dalam pemberlakuan PPKM Level III nanti. “Setelah ada edaran dari pusat, nanti dikomunikasikan dengan Pak Wali baru kita tentukan kebijakannya,” sambungnya.
(luq)
Lihat Juga :