Bendungan Karalloe, Bendungan ke-9 Diresmikan Presiden Jokowi di Tahun 2021
Selasa, 23 November 2021 - 06:13 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Basuki menjabarkan Bendungan Karalloe dibangun sejak tahun 2013. Hanya saja, progres pembangunan sempat terhambat lantaran berbagai persoalan. Salah satunya ialah persoalan klasik perihal pembebasan lahan untuk lokasi bendungan.
"Saya ingin sampaikan bendungan ini dibangun sejak 2013, cuma ada masalah biasa, pernak-pernik di pembebasan lahan sehingga baru tahun 2017 saya ke sini baru bisa berjalan lagi dan sekarang Alhamdullilah bisa selesai," paparnya.
Baca Juga: Bupati Gowa Harap Bendungan Karalloe Segera Diresmikan
Orang nomor satu di Kementerian PUPR itu menjelaskan pembangunan Bendungan Karalloe sejak kembali dikerjakan pada tahun 2017 terbilang mulus. Bahkan, perampungan bendungan itu maju lebih awal dari target pada Desember tahun ini. "Maju dari seharusnya Desember 2021, maju beberapa bulan," tuturnya.
Lebih jauh, Menteri Basuki menerangkan pembangunan Bendungan Karalloe memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Jeneponto. Selain mampu mengantisipasi banjir, bendungan yang mampu menampung air sebanyak 40 juta meter kubik itu juga akan menopang sektor pertanian dan juga menghasilkan daya listrik.
"Saya ingin sampaikan bendungan ini dibangun sejak 2013, cuma ada masalah biasa, pernak-pernik di pembebasan lahan sehingga baru tahun 2017 saya ke sini baru bisa berjalan lagi dan sekarang Alhamdullilah bisa selesai," paparnya.
Baca Juga: Bupati Gowa Harap Bendungan Karalloe Segera Diresmikan
Orang nomor satu di Kementerian PUPR itu menjelaskan pembangunan Bendungan Karalloe sejak kembali dikerjakan pada tahun 2017 terbilang mulus. Bahkan, perampungan bendungan itu maju lebih awal dari target pada Desember tahun ini. "Maju dari seharusnya Desember 2021, maju beberapa bulan," tuturnya.
Lebih jauh, Menteri Basuki menerangkan pembangunan Bendungan Karalloe memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Jeneponto. Selain mampu mengantisipasi banjir, bendungan yang mampu menampung air sebanyak 40 juta meter kubik itu juga akan menopang sektor pertanian dan juga menghasilkan daya listrik.
(tri)
Lihat Juga :