Oknum Polisi Diduga Ancam dan Aniaya Siswa SMP di Bone
Senin, 22 November 2021 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Perwira Polri satu bunga ini, mengaku telah memerintahkan anak buahnya untuk mengikuti proses hukum di Bone. Olehnya itu dia dibebas tugaskan di Makassar.
"Tadi pagi sudah perintahkan ke Bone. Saya sudah bikin kan juga surat perintah untuk izin. Biar dia selesaikan dulu masalahnya di sana (Bone), baru kembali ke sini (Makassar)," tutur Syamsuardi.
Meski demikian, Kapolsek Bontoala belum bisa merinci latar belakang masalah ini. Mengingat, anggotanya masih akan mengklarifikasi peristiwa tersebut di Polres Bone.
Baca Juga: Kasus Pengancaman Naik Penyidikan, Jerinx Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya di Bali
Direktur Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI-LBH) Kota Makassar, Muhammad Haedir menyampaikan pihaknya tengah menunggu aduan dari keluarga siswa SMP di Bone tersebut.
"Iya ada informasi itu tapi kita belum terima resmi pengaduan laporannya. Tapi kalau dari kita, tentu kasus seperti ini yang pasti siap kita dampingi," ujar Haedir, dihubungi terpisah.
"Tadi pagi sudah perintahkan ke Bone. Saya sudah bikin kan juga surat perintah untuk izin. Biar dia selesaikan dulu masalahnya di sana (Bone), baru kembali ke sini (Makassar)," tutur Syamsuardi.
Meski demikian, Kapolsek Bontoala belum bisa merinci latar belakang masalah ini. Mengingat, anggotanya masih akan mengklarifikasi peristiwa tersebut di Polres Bone.
Baca Juga: Kasus Pengancaman Naik Penyidikan, Jerinx Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya di Bali
Direktur Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI-LBH) Kota Makassar, Muhammad Haedir menyampaikan pihaknya tengah menunggu aduan dari keluarga siswa SMP di Bone tersebut.
"Iya ada informasi itu tapi kita belum terima resmi pengaduan laporannya. Tapi kalau dari kita, tentu kasus seperti ini yang pasti siap kita dampingi," ujar Haedir, dihubungi terpisah.
Lihat Juga :