Terobos Perbatasan Laut, 8 ABK Indonesia Ditangkap Otoritas Papua Nugini
Senin, 22 November 2021 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Dia menegaskan, dalam kasus ini tidak ada unsur kesengajaan sama sekali, sebab batas wilayah laut antara Indonesia dan PNG tidak terlalu jelas. Meskipun demikian, para nelayan tetap harus menjalani pemeriksaan dan kami (Pemerintah Papua) tetap melakukan upaya penyelesaian.
"Karena ini kasus laut, makanya kami akan terus komunikasikan dengan Pemerintah PNG lewat perwakilan Indonesia yang ada di sana. Kami berharap para nelayan kita bisa segera dipulangkan," katanya.
Baca: Bea Cukai Jayapura Gagalkan Pengiriman Ganja di Perbatasan Papua Nugini
Mengingat batas laut tidak begitu jelas, Suzana Wanggai meminta kepada seluruh nelayan Papua, agar melengkapi kapal dengan Global Positioning System (GPS) sebelum melaut.
"Ini penting agar pada saat melaut setiap nelayan bisa mengetahui posisi apakah masih dalam batas Indonesia atau tidak. Hal-hal ini yang harus diperhatikan setiap nelayan," tukasnya.
"Karena ini kasus laut, makanya kami akan terus komunikasikan dengan Pemerintah PNG lewat perwakilan Indonesia yang ada di sana. Kami berharap para nelayan kita bisa segera dipulangkan," katanya.
Baca: Bea Cukai Jayapura Gagalkan Pengiriman Ganja di Perbatasan Papua Nugini
Mengingat batas laut tidak begitu jelas, Suzana Wanggai meminta kepada seluruh nelayan Papua, agar melengkapi kapal dengan Global Positioning System (GPS) sebelum melaut.
"Ini penting agar pada saat melaut setiap nelayan bisa mengetahui posisi apakah masih dalam batas Indonesia atau tidak. Hal-hal ini yang harus diperhatikan setiap nelayan," tukasnya.
(hsk)
Lihat Juga :