Banyak Kekurangan, Aplikasi Pikobar Belum Maksimal Dorong Vaksinasi

Senin, 22 November 2021 - 11:20 WIB
loading...
Banyak Kekurangan, Aplikasi...
Aplikasi Pikobar dinilai masih banyak kekurangan dan belum bisa maksimal mendorong vaksinasi di Jawa Barat.Foto/ist
A A A
BANDUNG - Aplikasi Pikobar yang dikembangkan Pemprov Jabar dinilai belum maksimal dalam mendorong vaksinasi bagi masyarakat. Aplikasi ini mesti dilakukan pengembangan lebih lanjut sehingga semakin mudah diakses warga dan memiliki fitur lengkap.

Menurut Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat Dan Satriana, Pemprov Jabar mestinya bisa lebih maksimalkan aplikasi Pikobar dalam mendorong vaksinasi di Jawa Barat. Saat ini, vaksinasi di Jabar belum kembali target, masih tersisa sekitar 20 persen lagi.

Baca juga: Belum Capai Target, Ombudsman Minta Vaksinasi di Jabar Libatkan Lintas Instansi

"Pemanfaatan aplikasi Pikobar milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai belum maksimal dalam kegiatan vaksinasi COVID-19. User Interface yang rumit dalam pencarian tempat vaksinasi COVID-19 membuat masyarakat kurang memanfaatkan aplikasi tersebut," kata dia dalam siaran persnya, Senin (22/11/2021).

Padahal, masyarakat sangat membutuhkan informasi terkait tempat pelaksanaan vaksinasi COVID-19. "Kami menyarankan agar Pikobar bisa menyusun rancangan fitur permohonan vaksin dan penunjang lainnya,"ujar dia.

Seperti permohonan logistik vaksinasi COVID-19 sebagai upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membantu Penyelenggara vaksinasi COVID-19. Fitur ini diharapkan bisa membekckup logistik yang mengalami kekurangan atau kehabisan vaksin dan penunjang vaksinasi COVID-19.

Baca juga: Bangun Masjid Syekh Ajlin Palestina, Warga Indonesia Galang Dana Wakaf Rp205 Juta

Ombudsman Jabar juga menyarankan agar Pikobar bisa menyusun User Interface yang mudah digunakan oleh masyarakat dalam pencarian tempat vaksinasi COVID-19. Kemudian data itu bisa diperbaharui secara real time dan berkala serta menyusun pengelolaan pengaduan kegiatan vaksinasi COVID-19.

Diketahui, saran dan masukan itu telah disampaikan kepada kepada Gubernur Jawa Barat selaku Ketua Komite Kebijakan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat.

Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Barat memberikan waktu selama 30 hari kepada Komite Kebijakan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat untuk melaksanakan Saran Perbaikan tersebut.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Santunan Yatim-Dhuafa...
Santunan Yatim-Dhuafa saat Ramadan, Ombudsman Tekankan Semangat Kebaikan dan Kebersamaan
Anggota DPR Apresiasi...
Anggota DPR Apresiasi Semangat Anak Muda Hadirkan Aplikasi yang Berdayakan Peternak Lokal
Mendagri Minta Warga...
Mendagri Minta Warga Direlokasi dan Reboisasi Kawasan Rawan Longsor di Cisarua Bandung
Transformasi Digital...
Transformasi Digital di KBN melalui Go Live Aplikasi SAP
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Rekomendasi
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved