500.000 Buruh Ancam Mogok Kerja, Ini Respons Pengusaha Jabar
Minggu, 21 November 2021 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Ning mengungkapkan, pihaknya sangat berharap dan mendorong pemerintah untuk mengeluarkan besaran kenaikan upah sesuai dengan aturan. Alasannya, besaran kenaikan yang diputuskan berkorelasi dengan penciptaan lapangan pekerjaan.
Menurut dia, banyaknya pengangguran mestinya harus menjadi perhatian bersama. Apalagi, setiap tahun terdapat peningkatan jumlah angkatan kerja yang harus diserap dunia usaha.
Langkah yang harus dilakukan untuk menyerap angkatan kerja yang ada di Jabar tersebut adalah dengan membuka lapangan kerja melalui investasi yang masuk. Hanya persoalannya, bagi investor tentu banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum akhirnya memutuskan menanamkan investasinya di Jabar. Salah satunya adalah upah yang kompetitif.
“Termasuk berapa lama upah kompetitif itu bisa bertahan. Jika peneptapan upah sesuai dengan aturan maka mereka bisa memperhitungkan untuk beberapa waktu kedepan. Namun, jika pada tahun ini dikecewakan dengan upah yang tidak sesuai dengan aturan investor akan berpikir untuk apa di Jabar," imbuh dia.
Menurut dia, banyaknya pengangguran mestinya harus menjadi perhatian bersama. Apalagi, setiap tahun terdapat peningkatan jumlah angkatan kerja yang harus diserap dunia usaha.
Langkah yang harus dilakukan untuk menyerap angkatan kerja yang ada di Jabar tersebut adalah dengan membuka lapangan kerja melalui investasi yang masuk. Hanya persoalannya, bagi investor tentu banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum akhirnya memutuskan menanamkan investasinya di Jabar. Salah satunya adalah upah yang kompetitif.
“Termasuk berapa lama upah kompetitif itu bisa bertahan. Jika peneptapan upah sesuai dengan aturan maka mereka bisa memperhitungkan untuk beberapa waktu kedepan. Namun, jika pada tahun ini dikecewakan dengan upah yang tidak sesuai dengan aturan investor akan berpikir untuk apa di Jabar," imbuh dia.
(msd)
Lihat Juga :