Tarif Baru Pete-pete di Makassar: Umum Rp7.000 dan Pelajar Rp3.000
Jum'at, 19 November 2021 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
“Yang menarik adalah adanya subsidi yang kita berikan untuk pelajar. Itu kita malah turunkan menjadi Rp3.000 untuk sekali naik di semua trayek,” bebernya.
Ketua Organda Makassar, Zainal Abidin mengemukakan, penetapan tarif untuk pelajar ini merupakan hasil subsidi silang dengan tarif masyarakat umum. Juga dipertimbangkan dari presentase kenaikan yang angkanya dibulatkan.
“Subsidi silang di situ yaitu masyarakat umum yang membayar Rp7.000 dengan pembulatan Rp6.200 menjadi Rp7000. Kemudian anak sekolah dari Rp4.000 kita turunkan menjadi Rp3.000,” terang Zainal.
Sebelumnya, tarif pete-pete sekali naik di Kota Makassar berada di angka Rp5.000. Namun karena adanya penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan langkanya premium, tarif pete-pete juga ikut menyesuaikan.
“Ini kita sesuaikan sambil menunggu pengumuman pemerintah, menghadirkan kembali kelangkaan premium itu atau dikembalikan harga pertalite ke harga premium. Jadi ini untuk sementara kita berlakukan,” imbuhnya.
Sementara itu, perwakilan MTI Sulsel Prof Isran Ramli mengemukakan, kenaikan tarif pete-pete cukup rasional dengan kondisi yang terjadi. Kendati begitu, kenaikan tarif ini disebutnya tetap perlu berlandaskan pda regulasi penghitungan besaran tarif.
Ketua Organda Makassar, Zainal Abidin mengemukakan, penetapan tarif untuk pelajar ini merupakan hasil subsidi silang dengan tarif masyarakat umum. Juga dipertimbangkan dari presentase kenaikan yang angkanya dibulatkan.
“Subsidi silang di situ yaitu masyarakat umum yang membayar Rp7.000 dengan pembulatan Rp6.200 menjadi Rp7000. Kemudian anak sekolah dari Rp4.000 kita turunkan menjadi Rp3.000,” terang Zainal.
Sebelumnya, tarif pete-pete sekali naik di Kota Makassar berada di angka Rp5.000. Namun karena adanya penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan langkanya premium, tarif pete-pete juga ikut menyesuaikan.
“Ini kita sesuaikan sambil menunggu pengumuman pemerintah, menghadirkan kembali kelangkaan premium itu atau dikembalikan harga pertalite ke harga premium. Jadi ini untuk sementara kita berlakukan,” imbuhnya.
Sementara itu, perwakilan MTI Sulsel Prof Isran Ramli mengemukakan, kenaikan tarif pete-pete cukup rasional dengan kondisi yang terjadi. Kendati begitu, kenaikan tarif ini disebutnya tetap perlu berlandaskan pda regulasi penghitungan besaran tarif.
Lihat Juga :