Pengusaha Rumah Makan Padang Dibunuh, Istri dan 6 Pembunuh Bayaran Peragakan 18 Adegan
Kamis, 18 November 2021 - 16:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Fakta-fakta Pembunuhan Sadis Sisca Yofie yang Pelakunya Minta Grasi Presiden
"Dalam rekonstruksi kasus pembunuhan ini, dilakukan 18 reka adegan. Ini merupakan dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan para tersangka," kata Wakapolres Karawang, Kompol Ahmad Faisal Pasaribu, Kamis (18/11/2021).
Faisal mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk menyesuaikan keterangan para tersangka dan saksi saat akan melakukan serta sesudah pembunuhan. Dalam rekontruksi ini seharusnya dilakukan di empat Tempat Kejadian Perkara (TKP), dari lokasi saat tersangka utama NW melakukan perjanjian kerja dengan para pembunuh bayaran. Kemudian saat membuntuti korban, di depan rumah ketika korban dihabisi, hingga lokasi saat melakukan sisa pembayaran setelah menghabisi korban.
Baca juga: Babinsa Koramil 1016-01 Pahadut Berjibaku Selamatkan Bayi-bayi Korban Banjir
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana menambahkan, rekonstruksi digelar sebagai bagian dari upaya pengungkapan kasus tersebut secara jelas. Seharusnya dilakukan di sejumlah tempat yang sebenarnya, namun ada dua tempat kejadian perkara yang bukan tempat yang sebenarnya. "Kita pindahkan TKP di wilayah Rengasdengklok dan Tanjungpura, karena kondisi yang tidak memungkinkan. Jadi kita gabungkan semua wilayah," kata Oliestha.
"Dalam rekonstruksi kasus pembunuhan ini, dilakukan 18 reka adegan. Ini merupakan dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan para tersangka," kata Wakapolres Karawang, Kompol Ahmad Faisal Pasaribu, Kamis (18/11/2021).
Faisal mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk menyesuaikan keterangan para tersangka dan saksi saat akan melakukan serta sesudah pembunuhan. Dalam rekontruksi ini seharusnya dilakukan di empat Tempat Kejadian Perkara (TKP), dari lokasi saat tersangka utama NW melakukan perjanjian kerja dengan para pembunuh bayaran. Kemudian saat membuntuti korban, di depan rumah ketika korban dihabisi, hingga lokasi saat melakukan sisa pembayaran setelah menghabisi korban.
Baca juga: Babinsa Koramil 1016-01 Pahadut Berjibaku Selamatkan Bayi-bayi Korban Banjir
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana menambahkan, rekonstruksi digelar sebagai bagian dari upaya pengungkapan kasus tersebut secara jelas. Seharusnya dilakukan di sejumlah tempat yang sebenarnya, namun ada dua tempat kejadian perkara yang bukan tempat yang sebenarnya. "Kita pindahkan TKP di wilayah Rengasdengklok dan Tanjungpura, karena kondisi yang tidak memungkinkan. Jadi kita gabungkan semua wilayah," kata Oliestha.
(eyt)
Lihat Juga :