Alarm Tanda Bahaya Dinyalakan, Jalur Cadas Pangeran Rawan Hujan Petir dan Angin Kencang

Kamis, 18 November 2021 - 16:57 WIB
loading...
Alarm Tanda Bahaya Dinyalakan,...
Jalur Cadas Pangeran di Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat diprediksi dilanda hujan deras sejak siang hingga malam yang disertai petir dan angin kencang. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
SUMEDANG - Jalur Cadas Pangeran, Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat diprediksi dilanda cuaca ekstrem hujan deras sejak siang hingga malam yang disertai petir dan angin kencang. Alarm tanda bahaya harus dinyalakan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati, hujan merata mulai mengguyur Kota Tahu sejak pukul 13.00 WIB. Cuaca tersebut berlangsung hingga malam hari. Bahkan, hujan disertai petir diprakirakan terjadi di Sumedang pada sore hingga malam.

Baca juga: Nasib Yana Hilang di Cadas Pangeran Tak Jelas, Basarnas Bandung Kirim Tim Recue

Dalam update prakiraan cuaca Kamis (17/11/2021) siang, Kabupaten Sumedang diprakirakan hujan dengan intensitas sedang sampai lebat. Tidak hanya itu, petir dan angin kencang pun diprakirakan terjadi di daerah itu.

Kecamatan Pamulihan, lokasi Cadas Pangeran merupakan salah satu daerah di Sumedang yang berpotensi hujan ringan hingga lebat disertai angin lebat.

"Ada beberapa daerah di Sumedang yang berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Salah satunya daerah Cadas Pangeran, Kecamatan Pamulihan," kata prakirawan BMKG Kertajati, Ahmad Faa Izyin.



Selain kecamatan Pamulihan, hujan juga berpotensi mengguyur daerah lainnya seperti Jatinunggal, Wado, Darmaraja, Cibugel, Cisitu, Cimanggung, dan Situraja.

"Conggeang, Paseh, Surian, Buahdua, Rancakalong, Ganeas, Tanjungkerta, dan Tanjungmedar pun berpotensi hujan," jelasnya.

Baca juga: 1 Pemotor Tewas di Cadas Pangeran Usai Dihantam Truk Pengangkut Pupuk

Dengan adanya cuaca ekstrem ini, maka pekerjaan berat diperkirakan menghadang petugas SAR yang mencari keberadaan Yayan, warga yang menghilang di wilayah Cadas Pangeran, Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Sumedang.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Rekomendasi
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved