Balitbangda Fasilitasi OPD Pemkot Makassar Genjot Inovasi
Rabu, 17 November 2021 - 23:20 WIB
loading...
Balai Kota Makassar. Balitbangda siap memfasilitasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggenjot inovasi. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
MAKASSAR - Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar pasang target bisa menghasilkan inovasi daerah yang berkualitas. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun siap difasilitasi.
Saat ini, Balitbangda tengah gencar menggelar sosialisasi hingga pelatihan bagi para inovator di Pemkot Makassar . Terbaru, sosialisasi untuk setiap OPD digelar di Hotel Santika, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (17/11/2021).
Baca juga:538 Pelamar CPNS Lingkup Pemkot Makassar Lanjut SKB
Plt Kabid Inovasi Balitbangda Kota Makassar, Khairil mengungkapkan, sebenarnya banyak inovasi-inovasi daerah yang bagus. Hanya saja, selama ini belum tereksplorasi dengan baik sehingga banyak yang tidaktampak.
Makanya, sosialisasi digencarkan untuk meningkatkan pasitas setiap OPD dalam menyusun rumusan inovasi yang akan didorong. Misalnya saja dalam proses penyusunan proposal inovasi daerah.
“Kita juga melakukan pendampingan mulai pembentukan gagasan, kemudian menggali ide-ide dan menggali inovasi, kemudian didorong implementasi dan pengembangan melalui transformasi informasi," ucap Khairil.
Dengan pendampingan ini, Balitbangda menargetkan bisa mendorong setiap inovasi daerah untuk ikut dalam perlombaan. Sehingga, Kota Makassar bisa dilirik sebagai salah satu daerah yang inovatif di Indonesia.
Baca juga:Pemkot Makassar Bakal Aktifkan Tim Detektor untuk Penanganan Bencana
Khairil mengaku sejauh ini masih ada beberapa kendala dalam menciptakan inovasi yang menarik. Misalnya dalam penyusunan kalimat dalam proposal. Masih ada sejumlah OPD yang mengaku kewalahan.
“Misalnya di Kemendagri untuk inovasi itu ada sampai 35 standar yang dipersyaratkan. Itu juga ada satu sampai lima OPD yang masih belum memenuhi standar itu. Nah kami melakukan pendampingan ke situ,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Balitbangda Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie menambahkan, seluruh inovasi OPD akan didaftarkan dan diinput untuk mengikuti Innovative Government Award (IGA). Penghargaan bergengsi ini menjadi salah satu target capaian Balitbangda Makassar.
“Hari ini kita lakukan coaching, pembinaan, dan pendampingan, sehingga inovasi dari masing-maisng OPD bisa mendapat hasil yang lebih baik dan mengukir prestasi,” ujar dia.
Baca juga:6 OPD Bakal Diseleksi Khusus pada Lelang Jabatan Terbuka Pemkot Makassar
Bukti mengungkapkan, pada 2018 lalu Kota Makassar menduduki peringkat kedua sebagai kota terinovatif. Lalu di tahun berikutnya mengalami penurunan di posisi ke-6, sehingga dianggap perlu kembali ditingkatkan.
“Targetnya kita bisa berada di posisi pertama. Saya sudah sampaikan kepada Kabid Inovasi buatkan jadwal satu minggu setiap sebelum penutupan input inovasi itu sudah harus final semua,” imbuhnya.
Saat ini, Balitbangda tengah gencar menggelar sosialisasi hingga pelatihan bagi para inovator di Pemkot Makassar . Terbaru, sosialisasi untuk setiap OPD digelar di Hotel Santika, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (17/11/2021).
Baca juga:538 Pelamar CPNS Lingkup Pemkot Makassar Lanjut SKB
Plt Kabid Inovasi Balitbangda Kota Makassar, Khairil mengungkapkan, sebenarnya banyak inovasi-inovasi daerah yang bagus. Hanya saja, selama ini belum tereksplorasi dengan baik sehingga banyak yang tidaktampak.
Makanya, sosialisasi digencarkan untuk meningkatkan pasitas setiap OPD dalam menyusun rumusan inovasi yang akan didorong. Misalnya saja dalam proses penyusunan proposal inovasi daerah.
“Kita juga melakukan pendampingan mulai pembentukan gagasan, kemudian menggali ide-ide dan menggali inovasi, kemudian didorong implementasi dan pengembangan melalui transformasi informasi," ucap Khairil.
Dengan pendampingan ini, Balitbangda menargetkan bisa mendorong setiap inovasi daerah untuk ikut dalam perlombaan. Sehingga, Kota Makassar bisa dilirik sebagai salah satu daerah yang inovatif di Indonesia.
Baca juga:Pemkot Makassar Bakal Aktifkan Tim Detektor untuk Penanganan Bencana
Khairil mengaku sejauh ini masih ada beberapa kendala dalam menciptakan inovasi yang menarik. Misalnya dalam penyusunan kalimat dalam proposal. Masih ada sejumlah OPD yang mengaku kewalahan.
“Misalnya di Kemendagri untuk inovasi itu ada sampai 35 standar yang dipersyaratkan. Itu juga ada satu sampai lima OPD yang masih belum memenuhi standar itu. Nah kami melakukan pendampingan ke situ,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Balitbangda Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie menambahkan, seluruh inovasi OPD akan didaftarkan dan diinput untuk mengikuti Innovative Government Award (IGA). Penghargaan bergengsi ini menjadi salah satu target capaian Balitbangda Makassar.
“Hari ini kita lakukan coaching, pembinaan, dan pendampingan, sehingga inovasi dari masing-maisng OPD bisa mendapat hasil yang lebih baik dan mengukir prestasi,” ujar dia.
Baca juga:6 OPD Bakal Diseleksi Khusus pada Lelang Jabatan Terbuka Pemkot Makassar
Bukti mengungkapkan, pada 2018 lalu Kota Makassar menduduki peringkat kedua sebagai kota terinovatif. Lalu di tahun berikutnya mengalami penurunan di posisi ke-6, sehingga dianggap perlu kembali ditingkatkan.
“Targetnya kita bisa berada di posisi pertama. Saya sudah sampaikan kepada Kabid Inovasi buatkan jadwal satu minggu setiap sebelum penutupan input inovasi itu sudah harus final semua,” imbuhnya.
(luq)
Lihat Juga :