Program Laktasi Permudah Perekaman Administrasi Kependudukan

Senin, 15 November 2021 - 18:37 WIB
loading...
Program Laktasi Permudah...
Camat Tempe, Supardi Amar. Foto: Sindonews/Reza Pahlevi
A A A
WAJO - Program Layanan Administrasi Kependudukan Terintrgrasi (Laktasi), diharap bisa mempermudah perekaman administrasi kependudukan yang dilakukan oleh warga.

Camat Tempe Kabupaten Wajo, Supardi Amar menjelaskan, Laktasi merupakan salah satu inovasi yang akan mencatat pristiwa kependudukan di Wilayah Kecamatan Tempe. Di mana dalam peristiwa kependudukan seperti, kelahiran, wajib E-KTP, nikah dan kematian, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor kecamatan dalam mengurus salah satu administrasi kependudukan tersebut.

Baca Juga: Bupati Wajo Ajak Pengurus HIPKI Kembangkan Potensi Sutera

Dirinya mengatakan, untuk menyukseskan program Laktasi, Pemerintah Kecamatan Tempe telah melakukan kerjasama yang telah dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) kepada berbagai macam stakeholder yang terkait diantaranya, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), dan seluruh Kepala Lingkungan.

"Jadi kami di pemerintah kecamatan memberi kewenagan kepada puskesmas untuk mengusulkan pembuatan akte kelahiran paling lambat 1 Minggu setelah peristiwa kelahiran itu terjadi," katanya, Senin (15/11/2021).

Untuk Kepala lingkungan dengan Puskesmas, kata dia, ada kewenangan yang diberikan dimana setelah 1-3 peristiwa kematian surat akte kematian warga yang meninggal sudah bisa ditebitkan.

Selain itu, lanjut mantan Kepala Bidang Humas Diskominfo Wajo, bagi siswa dan siswi yang telah berusia 17 tahun atau wajib E-KTP, Pemerintah Kecamatan Tempe juga telah bekerjasama dengan berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam membantu perekaman kependudukan.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kecamatan Tempe juga telah menjalin kerjasama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) untuk melakukan pendataan peristiwa perkawinan dimana dalam hal itu pemerintah akan membantu masyarakat yang baru menikah untuk menerbitkan kartu keluarga baru dan E-KTP baru.

Baca Juga: Perda Larangan Kantong Plastik Tekan Produksi Sampah hingga 103 Ton di Wajo



"Ini sudah jadi tugas kami sebagai pemerintah, inovasi ini semata-mata untuk mempermudah masyarakat dan memberikan service kepada masyarakat dalam mendapatkan administrasi kependudukan," terangnya.

Kehadiran program Laktasi juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mencegah penularan Covid-19 . Sebab masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Kecamatan jika hanya untuk mengurus administrasi kependudukan

"Setelah administrasi kependudukannya selesai, kami dipemerintah kecamatan akan mengantarkan langsung ke rumah masing-masing," tandasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4.800 Pelamar CPNS di...
4.800 Pelamar CPNS di Bangka Tengah Lolos Tahap Administrasi
ASN Wajo Terlibat Pencurian...
ASN Wajo Terlibat Pencurian Mobil, Tak Berkutik Dibekuk Polisi
Kepala Dinas Diganti,...
Kepala Dinas Diganti, Layanan Kependudukan di Wajo Terhenti
Sembuh, Seorang Pasien...
Sembuh, Seorang Pasien Positif COVID-19 di Wajo Diperbolehkan Pulang
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Safrizal ZA: Penyusunan...
Safrizal ZA: Penyusunan RDTR Perlu Kepastian Wilayah Administrasi agar Tak Gagal Susun
Mengangkat UMKM Naik...
Mengangkat UMKM Naik Kelas: Ajak Berani Berinovasi, dan Kolaborasi Lintas Sektor
Rekomendasi
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Berita Terkini
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Infografis
Fakta Program Makan...
Fakta Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Balita dan Pelajar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved