Pemkab Pangkep Dapat Penghargaan dari Kementerian Keuangan
Jum'at, 12 November 2021 - 23:10 WIB
loading...
Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana (kiri) menerima piagam penghargaan dari Kementerian Keuangan RI, Jumat (12/11). Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan
A
A
A
PANGKEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep mendapat penghargaan dari Kementerian keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI).
Piagam penghargaan diserahkan Kepala KPPN Makassar I, Toding Luther mewakili Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani kepada Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana di Ruang Kerja Bupati Pangkep, Jumat (12/11).
Baca juga:Pemkab Pangkep Akan Susun Kalender Event Wisata
Kepala KPPN Makassar I, Toding Luther, mengatakan, sedianya penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Keuangan. Akan tetapi, karena masih pandemi Covid-19, sehingga piagamnya dikirim dan penyerahannya diwakilkan.
Piagam penghargaan ini lanjutnya, diberikan kepada daerah yang telah mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) 5 kali berturut-turut.
Baca juga:Hari Pahlawan, Bupati Pangkep Harap Berantas Kemiskinan dan Kebodohan
Plt Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Pangkep, Asri mengatakan, pemerintah daerah akan terus mempertahankan predikat WTP.
Olehnya itu, berbagai upaya terus dilakukan. Pasalnya, untuk mendapatkan opini WTP yang dinilai adalah laporan keuangan. Laporan keuangan SKPD/OPD dikonsolidasikan menjadi laporan keuangan daerah.
"Kita lakukan pembinaan, bimtek dan sosialisasi terkait pengelolaan keuangan daerah. Karena kita tahu, pengelolaan keuangan daerah seringkali berubah regulasinya. Itu yang terus disosialisasikan ke OPD. Khususnya manajemen aset, perlu dilakukan penertiban, pembukuan yang bagus. Itu yang menjadi syarat mendapatkan WTP ," jelasnya.
Baca juga:MCP Pencegahan Korupsi di Kabupaten Pangkep Capai 53 Persen
Pemkab Pangkep telah menerima predikat WTP sebanyak 10 kali. Sembilan kali diraih secara berturut-turut. WTP diraih berturut-turut sejak tahun 2012, hingga tahun 2020.
"Mudah-mudahan tahun 2021 ini, kita bisa raih WTP kembali," katanya lagi.
Piagam penghargaan diserahkan Kepala KPPN Makassar I, Toding Luther mewakili Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani kepada Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana di Ruang Kerja Bupati Pangkep, Jumat (12/11).
Baca juga:Pemkab Pangkep Akan Susun Kalender Event Wisata
Kepala KPPN Makassar I, Toding Luther, mengatakan, sedianya penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Keuangan. Akan tetapi, karena masih pandemi Covid-19, sehingga piagamnya dikirim dan penyerahannya diwakilkan.
Piagam penghargaan ini lanjutnya, diberikan kepada daerah yang telah mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) 5 kali berturut-turut.
Baca juga:Hari Pahlawan, Bupati Pangkep Harap Berantas Kemiskinan dan Kebodohan
Plt Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Pangkep, Asri mengatakan, pemerintah daerah akan terus mempertahankan predikat WTP.
Olehnya itu, berbagai upaya terus dilakukan. Pasalnya, untuk mendapatkan opini WTP yang dinilai adalah laporan keuangan. Laporan keuangan SKPD/OPD dikonsolidasikan menjadi laporan keuangan daerah.
"Kita lakukan pembinaan, bimtek dan sosialisasi terkait pengelolaan keuangan daerah. Karena kita tahu, pengelolaan keuangan daerah seringkali berubah regulasinya. Itu yang terus disosialisasikan ke OPD. Khususnya manajemen aset, perlu dilakukan penertiban, pembukuan yang bagus. Itu yang menjadi syarat mendapatkan WTP ," jelasnya.
Baca juga:MCP Pencegahan Korupsi di Kabupaten Pangkep Capai 53 Persen
Pemkab Pangkep telah menerima predikat WTP sebanyak 10 kali. Sembilan kali diraih secara berturut-turut. WTP diraih berturut-turut sejak tahun 2012, hingga tahun 2020.
"Mudah-mudahan tahun 2021 ini, kita bisa raih WTP kembali," katanya lagi.
(luq)
Lihat Juga :