Awas! Banjir dan Longsor Intai Warga Jabar di Daerah Rawan Ini

Jum'at, 12 November 2021 - 17:50 WIB
loading...
Awas! Banjir dan Longsor...
Bencana banjir dan longsor mengintai warga Jabar seiring tingginya curah hujan. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar memetakan wilayah rawan bencana, khususnya bencana banjir dan longsor menyusul tingginya curah hujan akhir-akhir ini.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar, Dani Ramdan mengungkapkan, meski hujan terus mengguyur Jabar, namun Jabar sebenarnya belum memasuki musim penghujan. Menurutnya, musim penghujan baru akan masuk pada Januari 2022 mendatang.

Baca juga: Ratusan Rumah di Jember Terendam Banjir, Warga Mengungsi ke Balai Desa

"Artinya, kewaspadaan (bencana alam) harus kita tingkatkan. Namun, jika dilihat dari bulan sebelumnya, ini memang ada peningkatan cukup signifikan dari jumlah kejadian banjir dan longsor sejak Oktober dan November ini," kata Dani dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (12/11/2021).

Dani pun menyebutkan sejumlah daerah rawan bencana di Jabar akibat tingginya curah hujan, khususnya banjir dan longsor, yakni Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor.

"Sementara di wilayah utara, ada Karawang, Cirebon, Indramayu," sebut Dani.

Dani juga menyebutkan bahwa selama dua pekan terakhir, tercatat 57 peristiwa banjir di Jabar. Khusus di daerah yang rawan longsor, kata Dani, pihaknya telah menyiagakan alat berat di UPDT terdekat.

"Update per 12 November 2021, itu ada 57 titik banjir atau 57 kejadian bencana di Jawa Barat. Kami juga siapkan alat berat di UPDT untuk lebih mendekatkan jika terjadi bencana alam di lokasi tersebut," terangnya.

Baca juga: Kehebatan Mpu Nala Panglima Angkatan Laut Majapahit Penguasa Lautan yang Gentarkan Kekaisaran Mongol

Lebih lanjut Dani mengatakan, sesuai instruksi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang telah menetapkan status siaga satu bencana, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

"Selain mendirikan posko-posko tanggal darurat, kami pun menyiagakan personel 24 jam penuh," kata Dani.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jabar, Dikky Achmad Sidik mengatakan, untuk menekan potensi banjir, Pemprov Jabar dan pemerintah pusat sudah melakukan sejumlah upaya pengendalian.

Selain mengidentifikasi titik-titik rawan banjir, pemerintah pusat pun sudah dan sedang membangun beberapa infrastruktur pengendali banjir.

"Untuk Citarum, kita bisa lihat sendiri, sudah banyak yang dilakukan, mulai dari Terowongan Nanjung, kemudian Floodway Cisangkuy, kemudian juga ada pembangunan kolam retensi yang sedang dikerjakan," papar Dikky.



Menurut Dikky, infrastruktur banjir tidak hanya dibangun di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, namun juga wilayah sungai lainnya seperti wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane, seperti adanya pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi yang kini tengah dikebut pemerintah.

Selain itu, pemerintah pusat pun tengah membangun Bendungan Leuwikeris di Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis untuk peningkatan volume tampungan air, sehingga suplai air irigasi ke lahan pertanian terjaga dan pengendalian banjir.

"Dari semua kegiatan tersebut, yang paling utama adalah kita berkolaborasi untuk pengendalian banjir ini karena kalau kita lihat berdasarkan kegiatan yang dilakukan oleh BBWS maupun kita, tentunya kegiatan ini membutuhkan biaya yang sangat besar dan waktu yang cukup panjang," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Puluhan Rumah di Banjar...
Puluhan Rumah di Banjar Kalsel Rusak Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved