Kehebatan Mpu Nala Panglima Angkatan Laut Majapahit Penguasa Lautan yang Gentarkan Kekaisaran Mongol
Jum'at, 12 November 2021 - 05:53 WIB
loading...
Mpu Nala berhasil membangun ratusan kapal tangguh dan pasukan Angkatan Laut Kerajaan Majapahit yang gagah berani. Foto/Ilustrasi/Dunia Pendidikan
A
A
A
MPU NALA merupakan salah satu tokoh terkenal Kerajaan Majapahit. Dengan tangan dingin dan kepintarannya, dia menjadi Panglima Majapahit atau Rakryan Tumenggung.
Sosok Mpu Nala disebut-sebut sejak zaman pemerintahan Raja Tribhuwana Tunggadewi hingga Hayam Wuruk.
![Kehebatan Mpu Nala Panglima Angkatan Laut Majapahit Penguasa Lautan yang Gentarkan Kekaisaran Mongol]()
Foto/Ist
Mpu Nala berhasil membangun ratusan kapal tangguh dan pasukan gagah berani untuk melaksanakan misi menaklukkan Nusantara sesuai susuai Sumpah Palapa Maha Patih Gajah Mada.
Baca juga: Arya Damar, Ahli Mesiu Kerajaan Majapahit Sang Penakluk Kerajaan Bali
Kapal-kapal perang Majapahit yang disebut sebagai Jung Jawa dengan meriam Cet Bang saat itu merajai lautan dan sangat disegani.
Ketangguhan Mpu Nala memimpin angkatan perang Majapahit tercatat dalam Kakawin Negarakertagama, Prasasti Prapancasarapura, Prasasti Batur, Prasasti Bendosari, Prasasti Palungan dan Prasasti Sekar.
Mpu Nala diangkat menjadi Panglima Majapahit oleh Raja Tribhuwana Tunggadewi. Sosok yang juga terkenal sebagai Laksamana Nala ini sering berada di Pelabuhan Ujung Galuh (Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya) yang saat itu merupakan pangkalan Angkatan Laut Kerajaan Majapahit.
Keinginannya memperkuat armada perang Majapahit terwujud setelah Mpu Nala berusaha membongkar rahasia konstruksi kapal perang peninggalan tentara Mongol. Kapal-kapal itu dipakai memperkuat Angkatan Laut Majapahit.
Baca juga: Dyah Wiyat, Kisah Cinta Segitiga dan Perselingkuhan di Kerajaan Majapahit
Dia menemukan bahwa konstruksi badan kapal laut tentara Mongol yang gemuk menjadi titik kelemahan karena membuat sistem navigasi kapal sulit dikendalikan.
Hingga akhirnya, Mpu Nala akhirnya merancang bentuk kapal yang ideal bagi angkatan laut Majapahit. Dia mampu merancang badan kapal yang lebih ramping namun kapasitasnya jauh lebih besar daripada kapal sebelumnya. Kapal temuan inilah yang disebut Jung Jawa.
Kapal hasil desain Mpu Nala tersebut, mampu menampung ratusan prajurit angkatan laut Kerajaan Majapahit, beserta perbekalan untuk hidup selama satu tahun di tengah lautan, dapat untuk mengangkut puluhan ribu kuda.
Sosok Mpu Nala disebut-sebut sejak zaman pemerintahan Raja Tribhuwana Tunggadewi hingga Hayam Wuruk.

Foto/Ist
Mpu Nala berhasil membangun ratusan kapal tangguh dan pasukan gagah berani untuk melaksanakan misi menaklukkan Nusantara sesuai susuai Sumpah Palapa Maha Patih Gajah Mada.
Baca juga: Arya Damar, Ahli Mesiu Kerajaan Majapahit Sang Penakluk Kerajaan Bali
Kapal-kapal perang Majapahit yang disebut sebagai Jung Jawa dengan meriam Cet Bang saat itu merajai lautan dan sangat disegani.
Ketangguhan Mpu Nala memimpin angkatan perang Majapahit tercatat dalam Kakawin Negarakertagama, Prasasti Prapancasarapura, Prasasti Batur, Prasasti Bendosari, Prasasti Palungan dan Prasasti Sekar.
Mpu Nala diangkat menjadi Panglima Majapahit oleh Raja Tribhuwana Tunggadewi. Sosok yang juga terkenal sebagai Laksamana Nala ini sering berada di Pelabuhan Ujung Galuh (Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya) yang saat itu merupakan pangkalan Angkatan Laut Kerajaan Majapahit.
Keinginannya memperkuat armada perang Majapahit terwujud setelah Mpu Nala berusaha membongkar rahasia konstruksi kapal perang peninggalan tentara Mongol. Kapal-kapal itu dipakai memperkuat Angkatan Laut Majapahit.
Baca juga: Dyah Wiyat, Kisah Cinta Segitiga dan Perselingkuhan di Kerajaan Majapahit
Dia menemukan bahwa konstruksi badan kapal laut tentara Mongol yang gemuk menjadi titik kelemahan karena membuat sistem navigasi kapal sulit dikendalikan.
Hingga akhirnya, Mpu Nala akhirnya merancang bentuk kapal yang ideal bagi angkatan laut Majapahit. Dia mampu merancang badan kapal yang lebih ramping namun kapasitasnya jauh lebih besar daripada kapal sebelumnya. Kapal temuan inilah yang disebut Jung Jawa.
Kapal hasil desain Mpu Nala tersebut, mampu menampung ratusan prajurit angkatan laut Kerajaan Majapahit, beserta perbekalan untuk hidup selama satu tahun di tengah lautan, dapat untuk mengangkut puluhan ribu kuda.
Lihat Juga :