Perkembangan Perbankan Syariah di Sumbagsel di Atas Angka Nasional

Kamis, 11 November 2021 - 13:17 WIB
loading...
Perkembangan Perbankan...
Pangsa pasar perekonomian syariah di Sumbagsel mulai berkembang pasca melakukan merger. Hal ini juga berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, meski masih dalam situasi pandemi COVID-19. Foto SINDOnews
A A A
PALEMBANG - Pangsa pasar perekonomian syariah di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mulai berkembang pasca melakukan merger. Hal ini juga berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, meski masih dalam situasi pandemi COVID-19.

"Perbankan syariah di Sumbagsel berada di angka 15,97 persen, di atas angka nasional yang hanya 8,93 persen," ujar Direktur Pengawasan OJK Regional 7 Sumbagsel, Iwan M Ridwan, Kamis (11/11/2021). Baca juga: Alhamdulillah! Volume Transaksi Terbesar, MNC Sekuritas Raih Penghargaan di Sharia Investment Week 2021

Menurutnya, meski persentase keuangan tumbuh positif sejak Juli 2021, perbankan syariah tetap membutuhkan pengembangan di beberapa sektor seperti pengawasan ekspansi kegiatan mobilitas syariah, sinergi ekosistem ekonomi syariah serta penguatan perizinan, pengaturan, penguatan identitas.

"Tren total keuangan syariah di Sumbagsel didominasi pasar modal dengan kinerja perbankan di angka 13,8 persen untuk aset, kemudian pembiayaan 12,5 persen dengan NPF 1,7 persen," jelasnya.

Sementara itu, Chief Economist Bank Syariah Indonesia (BSI), Banjaran Surya Indrastomo menjelaskan, perekonomian syariah saat ini sedang transisi proses pemulihan dari resesi akibat pandemi COVID-19.

"Tekanan perekonomian sempat terjadi saat lonjakan kasus pada Juli-Agustus, pada gelombang kedua COVID-19. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kuartal III 2021 turun 3,15 persen dengan kontraksi transportasi, akomodasi, serta konsumsi rumah tangga," ucapnya.

Meski ada lonjakan kasus COVID-19, lanjut Banjaran, perbankan syariah justru mendapatkan opsi peningkatan pembiayaan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional."Pada Juli 2021, minat perbankan syariah dan industri halal berada di angka 16,35 persen dengan pengumpulan aset senilai Rp632 triliun. Dan pada Agustus terjadi peningkatan sebesar Rp635 triliun," ungkapnya.

Akademisi Sumsel sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Heri Junadi mengungkapkan, bahwa market share syariah belum bisa mengejar kecepatan pertumbuhan ekonomi perbankan syariah. Oleh karena itu, potensi perbankan syariah perlu dikaji lebih mendalam.

"Bank syariah belum sampai pelosok, inklusi, dan literasi syariah masih rendah. Banyak yang mengetahui hanya soal riba saja, tetapi masyarakat tidak memahami dampak positif dari layanan lainnya," ungkap dia. Baca juga: Bank Syariah Indonesia Luncurkan Pembiayaan Mitraguna Online via BSI Mobile

Padahal, kata Heri, pertumbuhan dan kontribusi keuangan syariah di Sumatera di angka 21,36 persen atau menjadi nomor kedua setelah Jawa. Semestinya, peluang pengembangan syariah di Sumatera mampu dimanfaatkan secara optimal.

"Seperti memanfaatkan potensi pesantren, sehingga pasar bisnis di Sumatera kian luas atau memberikan literasi syariah di pedesaan dengan menggandeng banyak pihak agar ada penguatan perbankan syariah," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
Polisi Percepat Identifikasi...
Polisi Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel
Kabar Duka, Mantan Gubernur...
Kabar Duka, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia
Gelar Tangerang Taxpo,...
Gelar Tangerang Taxpo, Bapenda Permudah Masyarakat Urus Pajak hingga Perbankan
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Rekomendasi
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved