Karantina Pertanian Makassar Target Raih Predikat WBBM

Rabu, 10 November 2021 - 19:24 WIB
loading...
Karantina Pertanian...
Kepala BBKP Makassar Lutfie Natsir bersama jajarannya berfoto bersama Kepala Ombusdman RI Perwakilan Sulsel Subhan Djoer usai melakukan koordinasi internal, kemarin. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Makassar menargetkan mampu meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) . Untuk itu, berbagai upaya telah dilakukan, termasuk dengan menggelar acara koordinasi internal implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dengan menghadirkan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, Subhan Djoer.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Mabudatora, Kantor Karantinan Pertanian Makassar, kemarin. Kegiatan yang dihadiri para pejabat BBKP Makassar itu mengangkat tema manajemen perubahan dalam pembangunan zona integritas.

Baca Juga: BBKP Makassar Perkuat Sinergitas Cegah OPTK dan HPHK di Bulukumba

Kepala BBKP Makassar , Lutfie Natsir, menyampaikan pihaknya memang menargetkan mampu meraih predikat WBBM. Saat ini, Karantina Pertanian Makassar memang tengah mempersiapkan diri memasuki zona WBBM . Toh, pelayanan yang dilakukan pihaknya sudah cukup optimal.

“Pelayanan kita saat ini sudah sangat baik pak, saya menjamin bahwa wilayah-wilayah pelayanan kita bersih dan bebas dari pungutan liar. Kami juga telah membuat standar-standar pelayanan publik yang memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan serta informasi," kata Lutfie, dalam keterangan persnya, kepada SINDOnews, kemarin.

Baca Juga: BBKP Makassar Target Semua Daerah di Sulsel Bisa Lakukan Ekspor

Dalam sosialisasi ini, diketahui dibahas mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik yang merupakan jaminan hukum bagi setiap orang untuk memperoleh informasi sebagai salah satu hak asasi manusia yang telah diatur oleh undang-undang.

Ombudsman RI sendiri merupakan lembaga yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan. Termasuk yang diselenggarakan oleh BUMN, BUMD dan BHMN serta badan swasta.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan...
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan Daging Kelelawar Berisiko Penyakit Zoonosis
Perkuat Kompetensi SDM,...
Perkuat Kompetensi SDM, Perbarindo Gelar Rakernas di Kota Makassar
Bea Cukai Madura Bersama...
Bea Cukai Madura Bersama Balai Karantina Jatim Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Kantor Dinas Pendidikan...
Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar Kebakaran, Semua Gedung Hangus
KPU Tetapkan Munafri-Aliyah...
KPU Tetapkan Munafri-Aliyah sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar Terpilih
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi SDM, BINUS Online Siapkan Pendidikan Berkualitas di Makassar
Barantin Prioritaskan...
Barantin Prioritaskan Revitalisasi Laboratorium Karantina
Alam Ganjar Menikmati...
Alam Ganjar Menikmati Udara Pagi Makassar dengan Bersepeda
Impor Sejumlah Komoditas...
Impor Sejumlah Komoditas Pangan Bakal Dilarang, Erick Thohir: Harus Jadi Negara Pengekspor
Rekomendasi
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved